Kamis, Juni 25, 2026
spot_img

Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan di Situ Wanajaya

Merespon video viral di Media Sosial Facebook terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Situ Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Pada Jumat, 14 Maret 2025, sore.

Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat langsung gerak cepat (gercep) melakukan penyelidikan dan kurang dari 24 jam para terduga pelaku pengeroyokan tersebut berhasil diamankan.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi mengatakan, pengungkapan ini merupakan respons cepat Polres Purwakarta terhadap aduan masyarakat terhadap kasus pengeroyokan sekelompok pemuda yang terjadi di sekitar Situ Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

“Sudah ada tiga terduga pelaku yang berhasil diamankan oleh Polres Purwakarta. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara Polsek Wanayasa dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta yang gercep dalam mengamankan para terduga pelaku,” ungkap Enjang, Pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Ia menambahkan, kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana Polri terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban melalui respons cepat terhadap aduan masyarakat. Kepercayaan publik terhadap kepolisian pun semakin meningkat seiring dengan kinerja yang sigap dan transparan.

“Sengaimana arahan Bapak Kapolres Purwakarta, bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pihak kepolisian akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, patroli kepolisian juga ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa,” ungkap Enjang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Kata dia, ketiga terduga pelaku telah diamankan di Polres Purwakarta untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Purwakarta atas informasi dan kepeduliannya. Kini ketiga terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Purwakarta. Mengenai, motifnya, para terduga pelaku mengeroyok si korban yang diduga ada percekcokan saat di lokasi kejadian dan kita sedang melakukan pendalaman,” jelasnya.

Enjang juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian di bulan suci Ramadhan. Enjang berharap masyarakat dapat saling rukun, karena pihak kepolisian juga telah melakukan berbagai kegiatan untuk mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang aman dan kondusif.

“Kita sekarang ini dalam suasana bulan suci ramadhan, maka lebih baik kita tingkatkan amal ibadah dengan memperbanyak bershalawat dan membaca Al Quran, serta berharap peran aktif masyarakat dalam mewujudkan suasana yang kondusif. Tanpa kerjasama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, hasil yang kita capai tidak akan maksimal,” Ungkapnya.

Enjang bjuga mengimbau kepada masyarakat apabila ada kasus jangan main hakim sendiri, segera laporkan ke Kantor Kepolisian terdekat.

“Jangan sungkan untuk lapor ke polisi jika ada suatu hal yang mencurigakan. Sekecil apapun laporan kami bakal tindaklanjuti. Karena tugas kita melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Masyarakat juga bisa menghubungi layanan hotline 110 jika memerlukan pelayanan kepolisian,” pesan AKP Enjang. (Jabaronline.com)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aturan Teknis Belum Jelas, Sekolah Swasta di Purwakarta Bingung Jalankan Program SSK Dedi Mulyadi

PURWAKARTA - Sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Purwakarta mengaku masih kebingungan menjalankan Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi...

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan