Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Polisi Ringkus Pelaku Pengeroyokan di Situ Wanajaya

Merespon video viral di Media Sosial Facebook terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Situ Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Pada Jumat, 14 Maret 2025, sore.

Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat langsung gerak cepat (gercep) melakukan penyelidikan dan kurang dari 24 jam para terduga pelaku pengeroyokan tersebut berhasil diamankan.

Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi mengatakan, pengungkapan ini merupakan respons cepat Polres Purwakarta terhadap aduan masyarakat terhadap kasus pengeroyokan sekelompok pemuda yang terjadi di sekitar Situ Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

“Sudah ada tiga terduga pelaku yang berhasil diamankan oleh Polres Purwakarta. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja sama antara Polsek Wanayasa dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta yang gercep dalam mengamankan para terduga pelaku,” ungkap Enjang, Pada Sabtu, 15 Maret 2025.

Ia menambahkan, kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana Polri terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban melalui respons cepat terhadap aduan masyarakat. Kepercayaan publik terhadap kepolisian pun semakin meningkat seiring dengan kinerja yang sigap dan transparan.

“Sengaimana arahan Bapak Kapolres Purwakarta, bahwa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pihak kepolisian akan bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, patroli kepolisian juga ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa,” ungkap Enjang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Kata dia, ketiga terduga pelaku telah diamankan di Polres Purwakarta untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Purwakarta atas informasi dan kepeduliannya. Kini ketiga terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Purwakarta. Mengenai, motifnya, para terduga pelaku mengeroyok si korban yang diduga ada percekcokan saat di lokasi kejadian dan kita sedang melakukan pendalaman,” jelasnya.

Enjang juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kedamaian di bulan suci Ramadhan. Enjang berharap masyarakat dapat saling rukun, karena pihak kepolisian juga telah melakukan berbagai kegiatan untuk mewujudkan Kabupaten Purwakarta yang aman dan kondusif.

“Kita sekarang ini dalam suasana bulan suci ramadhan, maka lebih baik kita tingkatkan amal ibadah dengan memperbanyak bershalawat dan membaca Al Quran, serta berharap peran aktif masyarakat dalam mewujudkan suasana yang kondusif. Tanpa kerjasama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, hasil yang kita capai tidak akan maksimal,” Ungkapnya.

Enjang bjuga mengimbau kepada masyarakat apabila ada kasus jangan main hakim sendiri, segera laporkan ke Kantor Kepolisian terdekat.

“Jangan sungkan untuk lapor ke polisi jika ada suatu hal yang mencurigakan. Sekecil apapun laporan kami bakal tindaklanjuti. Karena tugas kita melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat. Masyarakat juga bisa menghubungi layanan hotline 110 jika memerlukan pelayanan kepolisian,” pesan AKP Enjang. (Jabaronline.com)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Sama dengan Judi, MUI Tegaskan Hadiah Agustusan yang Dipungut dari Peserta Hukumnya Haram

JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia setiap 17 Agustus, masyarakat biasanya menyambutnya dengan penuh antusias melalui beragam kegiatan. Salah satu yang...

5 Orang Sudah Diperiksa, Kapolda Sulut : “Pengemudi Berpotensi Jadi Tersangka”

SULAWESI - Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Roycke Harry Langie menyebut pengemudi mobil dalam tragedi drag race Kotamobagu berpotensi menjadi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan