Senin, Februari 23, 2026
spot_img

Perang Sarung Berubah Jadi Aksi Tawuran Remaja di Bekasi

BEKASI – Aksi perang sarung yang awalnya dianggap permainan anak-anak berubah menjadi tawuran antarremaja.

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi tawuran tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Junaidi, Kampung Bogor, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/2/2026) dini hari, menjelang sahur Ramadhan.

Suasana yang seharusnya khusyuk menyambut sahur justru berubah mencekam. Warga sekitar dikejutkan dengan teriakan dan suara gaduh dari sekelompok remaja yang terlibat bentrokan.

Seorang warga berinisial I (32) mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari aksi perang sarung. Namun situasi memanas dan berujung bentrok fisik.

Berita Lainnya  Polisi Selidiki Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang yang Buat Heboh Warga Bekasi

“Awalnya mau perang sarung. Tapi lama-lama ricuh, seperti tawuran. Saya lihat mereka saling serang,” ujar I saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).

Ia menduga sejumlah remaja membawa senjata tajam (sajam) saat bentrokan terjadi. Meski belum ada laporan korban, kejadian itu membuat warga ketakutan.

“Kelihatannya ada yang bawa sajam. Warga jadi takut, apalagi ini sering kejadian kalau menjelang sahur,” kata dia.

Menurut I, aksi serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Tawuran remaja kerap pecah saat Ramadhan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti tengah malam hingga menjelang sahur.

Berita Lainnya  Cekcok dengan Kekasih, Karyawan Swasta di Karawang Gantung Diri

“Memang sering terjadi, apalagi menjelang sahur. Ada anak-anak sini, tapi juga ada yang dari luar. Kami sebagai warga merasa resah karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap dia.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin selama Ramadhan guna mencegah kejadian serupa terulang. Selain itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari.

“Warga berharap ada peningkatan patroli dari kepolisian serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama Ramadhan,” tutur dia.

Berita Lainnya  Maksud Hati Cuma Ingin Redam Tangisan, Seorang Ibu di Subang Tak Sengaja Malah Bunuh Anaknya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan peristiwa tersebut. Warga berharap Ramadhan tahun ini bisa berlangsung aman dan kondusif tanpa aksi tawuran yang meresahkan.***

Sumber : pojoksatu.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Santri Yatim Dicabuli Pria yang Ngaku Anggota TNI

KOTA BEKASI - Seorang pria berinsial RBP yang mengaku sebagai anggota TNI diduga melakukan aksi pencabulan terhadap santri yang masih berusia 15 tahun. Terduga...

Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Yusril : Tidak Ada yang Kebal Hukum

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa wafatnya AT (14),...

Seharusnya Anaku Kembali ke Pesantren, Bukan ke Pemakaman

SUKABUMI - Awal Ramadan 19 Februari 2026 lalu, seharusnya menjadi hari keceriaan bagi Nizam Syafei (13) untuk kembali ke pondok pesantren setelah dua pekan...

Oknum Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Kapolri Janiji akan Proses Hukum

PURWAKARTA - Kapolri Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang siswa berinisial AT (14) hingga meninggal...

Natalius Pigai : Meniadakan MBG Berarti Menentang HAM

JAKARTA  -  Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai berpendapat, pihak-pihak yang ingin meniadakan  program makan bergizi gratis (MBG) dan program kerakyatan lainnya adalah pihak yang  menentang HAM. Pigai menyampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan