BEKASI – Aksi perang sarung yang awalnya dianggap permainan anak-anak berubah menjadi tawuran antarremaja.
Berdasarkan informasi yang diterima, aksi tawuran tersebut terjadi di Jalan KH Ahmad Junaidi, Kampung Bogor, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Sabtu (21/2/2026) dini hari, menjelang sahur Ramadhan.
Suasana yang seharusnya khusyuk menyambut sahur justru berubah mencekam. Warga sekitar dikejutkan dengan teriakan dan suara gaduh dari sekelompok remaja yang terlibat bentrokan.
Seorang warga berinisial I (32) mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari aksi perang sarung. Namun situasi memanas dan berujung bentrok fisik.
“Awalnya mau perang sarung. Tapi lama-lama ricuh, seperti tawuran. Saya lihat mereka saling serang,” ujar I saat dikonfirmasi, Senin (23/2/2026).
Ia menduga sejumlah remaja membawa senjata tajam (sajam) saat bentrokan terjadi. Meski belum ada laporan korban, kejadian itu membuat warga ketakutan.
“Kelihatannya ada yang bawa sajam. Warga jadi takut, apalagi ini sering kejadian kalau menjelang sahur,” kata dia.
Menurut I, aksi serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Tawuran remaja kerap pecah saat Ramadhan, terutama pada waktu-waktu rawan seperti tengah malam hingga menjelang sahur.
“Memang sering terjadi, apalagi menjelang sahur. Ada anak-anak sini, tapi juga ada yang dari luar. Kami sebagai warga merasa resah karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap dia.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin selama Ramadhan guna mencegah kejadian serupa terulang. Selain itu, peran orang tua juga dinilai penting dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hari.
“Warga berharap ada peningkatan patroli dari kepolisian serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama Ramadhan,” tutur dia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penanganan peristiwa tersebut. Warga berharap Ramadhan tahun ini bisa berlangsung aman dan kondusif tanpa aksi tawuran yang meresahkan.***
Sumber : pojoksatu.id









