Jumat, November 6, 2026
Google search engine

Pemkab Karawang Berikan Hibah dan Bansos kepada Guru Agama

KARAWANG – Kepala Bagian Kesra Karawang, Irlan Suarlan, menjelaskan bahwa hibah diberikan kepada lima lembaga keagamaan. Yaitu Majelis Buddhayana Indonesia Karawang, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Karawang, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS), dan Gereja Katolik Santo Marinus.

“Masing-masing lembaga menerima Rp200 juta, total anggarannya Rp1 miliar,” ujar Irlan, dilansir dari MediusNews.com, Senin (24/11/2025).

Selain hibah lembaga, Pemkab juga menyalurkan bantuan sosial untuk 200 guru agama. Setiap penerima mendapat Rp1.200.000, dengan total anggaran Rp240 juta.

Rinciannya, 46 guru agama Buddha, 51 Katolik, 61 Kristen, 15 Konghucu, dan 27 Hindu. “Bantuan ini sebagai dukungan Pemkab agar pembinaan umat berjalan lebih optimal,” kata Irlan.

Berita Lainnya  Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

Pemkab Karawang berharap penguatan lembaga keagamaan dan peran guru agama dapat memperkokoh kehidupan sosial dan kerukunan masyarakat.

Diketahui, penyerahan bantuan hibah dan bansos ini dilakukan langsung Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat kegiatan seminar kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (16 HAKTP), di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang.

Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasinya atas partisipasi berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

Berita Lainnya  Gagal Dapat Pinjaman Rp3,4 Triliun, Dedi Mulyadi Siapkan Opsi Tunda Bayar Proyek Pembangunan

Ia menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci dalam pelaksanaan program-program Pemkab Karawang, terutama pada isu perlindungan perempuan yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

“Alhamdulillah, hari ini kita melihat betapa besar peran kita semua dibutuhkan masyarakat. Saya bersyukur Karawang memiliki sumber daya manusia yang melimpah,” kata Bupati.

“Karena itu, saya selalu mengingatkan bahwa bekerja sendiri akan membuat kita cepat lelah. Kita bukan superman, tetapi kita adalah super team,” ujar Bupati Aep lebih lanjut.

Berita Lainnya  Laporan Menko Airlangga ke Prabowo Klaim Pengangguran Indonesi Menurun Sejak 1994

Ia juga berharap rangkaian Kampanye 16 HAKTP dapat menjadi momentum penting untuk mengajak lebih banyak pihak terlibat dalam menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, khususnya perempuan dan anak.

“Mudah-mudahan keberagaman yang kita miliki menjadi kekuatan yang mempersatukan. Inilah bukti nyata bahwa bersama-sama kita dapat memberikan perlindungan yang lebih baik dan menjawab berbagai tantangan yang ada,” tambahnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan