Senin, Juni 22, 2026
spot_img

Pemerintah Perketat Pengawasan Kualitas MBG

BANDUNG – Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi (MBG) Provinsi Jawa Barat, di Aula Barat Gedung Sate Kota Bandung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator, Wakil Menteri Dalam Negeri, Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, serta para Bupati/Wali Kota se-Jawa Barat.

Dalam arahannya, Menteri Koordinator menegaskan bahwa peran pemerintah provinsi dan pemerintah daerah harus berjalan seiring dan saling menguatkan dalam pelaksanaan program MBG.

Berita Lainnya  Dedi Mulyadi Turun Tangan Benahi Pasar Baru Cikarang Melalui Program CSR

Ia menekankan pentingnya pengawasan berkala terhadap kualitas bahan pangan, khususnya sayur dan ikan, serta penguatan rantai pasok melalui KDKMP, SPPG, Bulog, dan mitra lainnya.

Program MBG diharapkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat serta memberikan dampak luas di sektor pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Program MBG saat ini menargetkan 82,9 juta penerima manfaat secara nasional, dengan dukungan 30.000 SPPG dan alokasi APBN sebesar Rp171 triliun, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG.

Berita Lainnya  Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

Program ini juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045. Menko turut mengapresiasi keberadaan 145 dapur SPPG tanggap darurat yang telah beroperasi membantu masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatra.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat menekankan perubahan paradigma dalam pengawasan makanan MBG, khususnya pemeriksaan kualitas makanan yang diterima siswa di sekolah.

Ia menyampaikan bahwa dengan APBD Jawa Barat mencapai sekitar Rp50 triliun, program MBG diharapkan memiliki multiplier effect ekonomi yang kuat dan mampu menggerakkan perputaran uang di masyarakat.***

Berita Lainnya  Cek Realisasi MBG 3B, Bupati Aep Puji Inovasi Program 'Banting Pelakor' Puskesmas Telagasari

Sumber : Prokompim Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan