Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Laskar NKRI Lembaga Mandiri, Bantu Masyarakat Tanpa Dana Pemerintah

KARAWANG – Sebagai Non-Governmental Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Laskar NKRI merupakan lembaga fungsi kontrol yang mandiri di dalam membantu persoalan sosial-kemasyarakatan, tanpa bantuan angaran dari pemerintah.

Demikian diungkapnya H. ME. Suparno, Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, saat berbincang di Podcast Titik Temu, saat kesempatan HUT ke-19 Tahun Laskar NKRI.

Awalnya, H. ME. Suparno menjelaskan latar belakang dibentuknya LSM Laskar NKRI yang akan menjadi cikal-bakal untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa, di dalam mengisi sendi-sendi kemerdekaan.

Dijelaskannya, Laskar NKRI dibentuk sebagai ‘mahabah’ terhadap perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang telah berhasil merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah, yang bermula dari peristiwa penculikan Soekarno-Hatta oleh sekelompok pemuda di Rengasdengklok.

Disampaikannya, LSM Laskar NKRI dibentuk tahun 2007 dengan nama ‘Laskar Karawang’.  Kemudian, lembaga ini menjadi tumbuh besar hingga sudah terbentuk di 9 provinsi yang ada di Indonesia.

Berita Lainnya  Theatre Night Mart 'Ogah' Tanggapi Perizinan yang Belum Beres dan Temuan Minol

“Dulu kan saat masa merebut kemerdekaan dari penjajah ada namanya Laskar Macan Citarum, Laskar Banteng dan laskar-laskar bentukan rakyat lainnya. Dan Laskar NKRI mengadopsi semangat perjuangan para pahlawan tersebut,” tutur H. ME. Suparno.

Sebagai lembaga fungsi kontrol yang harus bersifat independen, sambung H. ME. Suparno, LSM Laskar NKRI memiliki beberapa bidang usaha di dalam menjalankan roda organisasi. Oleh karenanya, Laskar NKRI tidak pernah bergantung kepada bantuan anggaran pemerintah di dalam membantu masyarakat.

Misal, seperti program bedah rumah untuk warga miskin, bantuan-bantuan sosial ke masyarakat yang melibatkan pemerintahan desa, santunan rutin anak yatim piatu dan dhuafa, hingga terakhir bantuan-bantuan bencana alam seperti yang terjadi di Karawang dan Aceh.

Berita Lainnya  FORDAS Cilamaya Berbunga Ajak MUI dan Ormas Islam 'Dakwahkan' Kampanye Lingkungan Hidup Lewat Khutbah Jumat

Dan LSM Laskar NKRI juga memiliki lembaga kajian di masing-masing bidangnya. Baik itu bidang ekonomi, pendidikan, hingga kajian hukum untuk memberikan pendampingan advokasi gratis bagi masyarakat tidak mampu.

“Dan semua itu kita biayai tanpa bantuan anggaran pemerintah. Jadi Laskar NKRI itu sekarang bukan hanya di Karawang. Tapi juga hadir untuk seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Ditegaskan H. ME. Suparno, LSM Laskar NKRI tidak mungkin melupakan sejarah kemerdekaan RI yang menjadi cikal-bakal dibentuknya lembaga ini. Oleh karenanya, setiap momentum ulang tahun, Laskar NKRI akan selalu menggelar kegiatan Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok yang menjadi saksi sejarah diproklamirkannya Kemerdekaan RI.

“Negara dan bangsa tidak boleh melupakan sejarah (Jasmerah), atas jasa para pahlawan dan pendahulu yang telah mengorbankan nyawa di dalam merebut kemerdekaan. Maka, apalagi kami sebagai rakyat,” tegasnya.

Berita Lainnya  Jika Tuparev Mau Ditata Dedi Mulyadi, Maka Harus Bersih dari Aktivitas Kemaksiatan

Di akhir kalimatnya di Podcast Titik Temu dengan Host Revo Ferdiansyah tersebut, H. ME. Suparno berpesan agar seluruh pengurus dan anggota LSM Laskar NKRI untuk selalu bisa menjaga marwah organisasi. Karena ditegaskannya, lembaga ini didirikan untuk hal-hal kebaikan di dalam mengisi sendi-sendir kemerdekaan.

“Maka, moto LSM Laskar NKRI adalah menegakkan kebenaran. Sepanjang itu untuk kebenaran dan kebaikan, maka kita wajib hadir di tengah-tengah mayarakat,” tandasnya.***

Ket foto : Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno – Host Podcast Titik Temu, Revo Ferdiansyah (kiri – kanan)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan