KOTA BEKASI – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi. Sekelompok remaja yang tengah berkumpul di sebuah warung kopi (warkop) mendadak diserang kelompok lain secara brutal pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 00.49 WIB.
Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar karena terjadi pada dini hari saat situasi lingkungan relatif sepi.
Insiden penyerangan terjadi di kawasan Jalan Pintu Air, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Menurut informasi yang beredar di media sosial, kelompok remaja tersebut awalnya hanya berkumpul seperti biasa di warkop untuk mengobrol dan bersantai. Tidak ada tanda-tanda keributan sebelum penyerangan terjadi.
Situasi berubah mencekam ketika sekelompok orang tiba-tiba datang ke lokasi. Tanpa banyak bicara, kelompok tersebut langsung melakukan penyerangan terhadap remaja yang sedang berada di warkop.
Aksi brutal itu membuat suasana panik. Sejumlah pengunjung warkop dan warga sekitar dilaporkan berhamburan menyelamatkan diri.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti bentuk kekerasan yang terjadi, termasuk apakah para pelaku menggunakan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya.
Informasi terkait jumlah pelaku juga belum dapat dipastikan. Beberapa saksi menyebutkan penyerangan berlangsung cepat sebelum para pelaku melarikan diri.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif penyerangan tersebut. Belum dapat dipastikan pula apakah terdapat korban luka dalam insiden ini, mengingat sebagian korban langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian.
Warga berharap aparat segera memberikan penjelasan resmi untuk mencegah beredarnya spekulasi di tengah masyarakat.
Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga terhadap maraknya aksi kekerasan yang melibatkan kelompok remaja di wilayah Kota Bekasi.
Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi para pelaku.
Warga sekitar juga mengimbau agar para orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari.
Selain itu, pengelola warung kopi diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat potensi keributan. ***
Sumber : BekasiTerkini.net









