Minggu, Februari 22, 2026
spot_img

Kelompok Remaja Diserang Brutal di Warkop Pondok Melati – Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi. Sekelompok remaja yang tengah berkumpul di sebuah warung kopi (warkop) mendadak diserang kelompok lain secara brutal pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 00.49 WIB.

Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar karena terjadi pada dini hari saat situasi lingkungan relatif sepi.

Insiden penyerangan terjadi di kawasan Jalan Pintu Air, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, kelompok remaja tersebut awalnya hanya berkumpul seperti biasa di warkop untuk mengobrol dan bersantai. Tidak ada tanda-tanda keributan sebelum penyerangan terjadi.

Berita Lainnya  Mahasiswi Tewas di Apartemen, Setelah Konsumsi Obat Penggugur Kandungan ilegal

Situasi berubah mencekam ketika sekelompok orang tiba-tiba datang ke lokasi. Tanpa banyak bicara, kelompok tersebut langsung melakukan penyerangan terhadap remaja yang sedang berada di warkop.

Aksi brutal itu membuat suasana panik. Sejumlah pengunjung warkop dan warga sekitar dilaporkan berhamburan menyelamatkan diri.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti bentuk kekerasan yang terjadi, termasuk apakah para pelaku menggunakan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya.

Informasi terkait jumlah pelaku juga belum dapat dipastikan. Beberapa saksi menyebutkan penyerangan berlangsung cepat sebelum para pelaku melarikan diri.

Berita Lainnya  Bupati Aep Janji Beri Sifa Pekerjaan dan Masukan Adiknya ke Pesantren untuk Jadi Hafidz Qur'an

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif penyerangan tersebut. Belum dapat dipastikan pula apakah terdapat korban luka dalam insiden ini, mengingat sebagian korban langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian.

Warga berharap aparat segera memberikan penjelasan resmi untuk mencegah beredarnya spekulasi di tengah masyarakat.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga terhadap maraknya aksi kekerasan yang melibatkan kelompok remaja di wilayah Kota Bekasi.

Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi para pelaku.

Berita Lainnya  Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Truk Trailer Timpa Mobil Sedan, Bupati Aep Sampaikan Bela Sungkawa

Warga sekitar juga mengimbau agar para orang tua lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari.

Selain itu, pengelola warung kopi diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat potensi keributan. ***

Sumber : BekasiTerkini.net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Yusril : Tidak Ada yang Kebal Hukum

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa wafatnya AT (14),...

Seharusnya Anaku Kembali ke Pesantren, Bukan ke Pemakaman

SUKABUMI - Awal Ramadan 19 Februari 2026 lalu, seharusnya menjadi hari keceriaan bagi Nizam Syafei (13) untuk kembali ke pondok pesantren setelah dua pekan...

Oknum Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Kapolri Janiji akan Proses Hukum

PURWAKARTA - Kapolri Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang siswa berinisial AT (14) hingga meninggal...

Natalius Pigai : Meniadakan MBG Berarti Menentang HAM

JAKARTA  -  Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai berpendapat, pihak-pihak yang ingin meniadakan  program makan bergizi gratis (MBG) dan program kerakyatan lainnya adalah pihak yang  menentang HAM. Pigai menyampaikan...

Menteri HAM : Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan teror yang diterima Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto bukan dari pemerintah. Tiyo...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan