Sabtu, Oktober 10, 2026
Google search engine

Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB, KDM akan Hapuskan PR Sekolah yang Bebani Siswa di Rumah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menetapkan kebijakan jam masuk sekolah bagi siswa di Jawa Barat. Yaitu dimana mulai tahun ajaran 2025-2025, siswa diwajibkan masuk sekolah pukul 06.30 WIB.

Dan berkaitan dengan kebijakan pembatasan jam malam bagi siswa, yaitu diman setiap pelajar tidak diperbolehkan berada di luar rumah di atas pukul 21.00 WIB, Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengaku sedang merencanakan kebijakan penghapusan PR (pekerjaan rumah) untuk siswa.

Berita Lainnya  Dulu Kebijakan KDM Soal Pendidikan Barak Militer Banyak Ditentang, Kini Pemerintah Resmi Luncurkan Ekstrakurikuler KKRI

“Seluruh pekerjaan sekolah dikerjakan di sekolah, tugas-tugas sekolah dikerjakan di sekolah, tidak dibawa menjadi beban di rumah,” tutur KDM, Rabu (4/6/2025).

Ditegaskan KDM, rencana kebijakan penghapusan PR bagi siswa ini bertujuan agar setiap anak bisa lebih rileks (santai) di rumah untuk membaca buku, berolahraga maupun fokus membantu orangtuanya.

“Belajar membereskan rumah, cuci piring, yang perempuan belajar masak, ngepel dan berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat,” terang KDM.

Berita Lainnya  Setelah Ikut Meresmikan, Kini KDM Hentikan Sementara Pembangunan Proyek AI Data Center

“Kemudian bisa mengikuti kegiatan les musik, les matematika dan berbagai kegiatan bermanfaat. Itu adalah arah untuk membangun anak-anak Jawa Barat yang memiliki visi dan orientasi yang kokoh untuk menjemput masa depannya,” timpal KDM.

KDM juga menyampaikan, kebijakan ini pasti akan ada yang pro dan kontra. Namun baginya, semuanya itu merupakan hal yang biasa dalam berdemokrasi.

“Tetapi yang paling penting adalah tujuan utama kita untuk mewujudkan anak-anak Jawa Barat yang cageur, bageur, pinter jeung singer,” tandasnya.***

Berita Lainnya  Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Sengaja Dibakar Setelah Rusuh Razia HP, Lapas Merauke Kebakaran, Sejumlah Narapidana Melarikan Diri

MERAUKE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Merauke, Papua Selatan, diduga dibakar hingga sejumlah narapidana atau warga binaan melarikan diri. Kebakaran diduga dipicu kerusuhan...

Cekcok dan Perkelahian Anak Punk di Karawang Berakhir 2 Orang Dikabarkan Hilang Tenggelam

KARAWANG - Dua orang pemuda yang diduga anak punk bernama Abdullah (asal Sukamandi, Subang) dan Rian (asal Bayur) dilaporkan hilang tenggelam di Saluran Irigasi...

Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

JAKARTA - Kebakaran melanda sebuah rumah makan (RM) Padang di Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Saat kebakaran terjadi, ada aksi heroik seorang wanita yang...

Diduga Jadi Markas Peredaran Narkoba, Polisi Gerebek Eks Prostitusi Saritem, 21 Orang Positif

BANDUNG - Eks lokalisasi prostitusi di Kota Bandung, Saritem digerebek jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, karena diduga menjadi markas peredaran narkoba. Dalam penggerebekan itu...

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

Hukum

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan Pemeriksaan KPK

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid, mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 7...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan