Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Hampir 4 Ribu Warga Jabar Tertahan di Timur Tengah, Pemprov Buka Hotline

BANDUNG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar (Diskominfo Jabar) Mas Adi Komar mengatakan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan, terhitung masih ada hampir empat ribu orang dari wilayahnya yang kini tinggal di Timur Tengah.

Keperluannya pun beragam, para pekerja itu ada yang berstatus sebagai pegawai hingga mahasiswa.

“Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Ketenagakerjaan Jawa Barat jumlah Pekerja Migran Indonesia kurang lebih 3.960 orang. Kami terus monitor, ini bisa juga mengakses ke hotline Jabar untuk menyampaikan bagaimana kondisi di sana,” kata Adi ditemui di Bandung, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri ihwal nasib para pekerjanya yang masih ada di Timur Tengah.

Berita Lainnya  'Nyanyian' Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

Adapun proses pemulangan PMI tak bisa dilakukan secara mandiri, sebab perihal teknisnya satu pintu di pusat. Namun begitu, ia memastikan Kemenlu menaruh atensi kepada daerah-daerah yang mana warganya terjebak di tengah ketegangan Timur Tengah.

“Untuk kebijakan evakuasi kami menunggu informasi teknisnya seperti apa, karena tidak hanya Jawa Barat. Pemerintah pusat akan atensi juga untuk daerah-daerah lain, yang warganya ada di Timur Tengah,” jelasnya.

Adi berharap, warga Jabar yang tinggal di Timur Tengah dalam kondisi aman dan terjaga. Ia pun meminta kepada PMI untuk tetap berkomunikasi dengan pihak keluarga dan kedutaan setempat untuk koordinasi.

Berita Lainnya  PDIP Dukung Moratorium Dapur dan Refocusing MBG

“Tahap pertama, kami mendata dulu warga Jabar di Timur Tengah dan memastikan kondisi mereka seperti apa,” tuturnya.

“Kami harap warga Jabar di Timur Tengah baik-baik saja dan bisa tetap berkoordinasi dengan kedutaan setempat dan keluarganya,” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengimbau kepada warga Jabar yang sedang berada di Timur Tengah untuk bisa menghubungi hotline apabila mengalami kesulitan di sana.

Imbauan itu bertujuan untuk memastikan keselamatan maupun keamanan bagi warga Jawa Barat yang sedang berada di Timur Tengah.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

“Bagi saudara-saudara asal Jawa Barat yang hari ini berada di Timur Tengah, jika menghadapi kesulitan, silakan segera hubungi hotline Jabar. Kami ingin memastikan keselamatan dan keamanan warga Jawa Barat di tengah konflik bersenjata yang terjadi,” kata Dedi.

Dedi pun mengharapkan seluruh warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah dalam keadaan sehat dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk di tengah situasi yang memanas. (mcr27/jpnn)

Sumber : jpnn.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

TASIKMALAYA - Dugaan intimidasi terhadap petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra, Kecamatan...

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan