Senin, September 21, 2026
spot_img

Hampir 4 Ribu Warga Jabar Tertahan di Timur Tengah, Pemprov Buka Hotline

BANDUNG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar (Diskominfo Jabar) Mas Adi Komar mengatakan bahwa berdasarkan pendataan yang dilakukan, terhitung masih ada hampir empat ribu orang dari wilayahnya yang kini tinggal di Timur Tengah.

Keperluannya pun beragam, para pekerja itu ada yang berstatus sebagai pegawai hingga mahasiswa.

“Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Ketenagakerjaan Jawa Barat jumlah Pekerja Migran Indonesia kurang lebih 3.960 orang. Kami terus monitor, ini bisa juga mengakses ke hotline Jabar untuk menyampaikan bagaimana kondisi di sana,” kata Adi ditemui di Bandung, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Luar Negeri ihwal nasib para pekerjanya yang masih ada di Timur Tengah.

Berita Lainnya  Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

Adapun proses pemulangan PMI tak bisa dilakukan secara mandiri, sebab perihal teknisnya satu pintu di pusat. Namun begitu, ia memastikan Kemenlu menaruh atensi kepada daerah-daerah yang mana warganya terjebak di tengah ketegangan Timur Tengah.

“Untuk kebijakan evakuasi kami menunggu informasi teknisnya seperti apa, karena tidak hanya Jawa Barat. Pemerintah pusat akan atensi juga untuk daerah-daerah lain, yang warganya ada di Timur Tengah,” jelasnya.

Adi berharap, warga Jabar yang tinggal di Timur Tengah dalam kondisi aman dan terjaga. Ia pun meminta kepada PMI untuk tetap berkomunikasi dengan pihak keluarga dan kedutaan setempat untuk koordinasi.

Berita Lainnya  Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

“Tahap pertama, kami mendata dulu warga Jabar di Timur Tengah dan memastikan kondisi mereka seperti apa,” tuturnya.

“Kami harap warga Jabar di Timur Tengah baik-baik saja dan bisa tetap berkoordinasi dengan kedutaan setempat dan keluarganya,” lanjutnya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengimbau kepada warga Jabar yang sedang berada di Timur Tengah untuk bisa menghubungi hotline apabila mengalami kesulitan di sana.

Imbauan itu bertujuan untuk memastikan keselamatan maupun keamanan bagi warga Jawa Barat yang sedang berada di Timur Tengah.

Berita Lainnya  2 Anggota TNI Aniaya Warga di Depan Istri dan Anak Korban

“Bagi saudara-saudara asal Jawa Barat yang hari ini berada di Timur Tengah, jika menghadapi kesulitan, silakan segera hubungi hotline Jabar. Kami ingin memastikan keselamatan dan keamanan warga Jawa Barat di tengah konflik bersenjata yang terjadi,” kata Dedi.

Dedi pun mengharapkan seluruh warga Jawa Barat yang berada di Timur Tengah dalam keadaan sehat dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk di tengah situasi yang memanas. (mcr27/jpnn)

Sumber : jpnn.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan