Rabu, April 22, 2026
spot_img

Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

KOTA BEKASI – Peristiwa tewasnya Ermanto Usman (65) diduga bukan hanya sekedar kejadian aksi perampokan biasa. Melainkan diduga adanya motif lain dari peristiwa berdarah tersebut.

Demikian diungkapkan Anggota Komisi XIIl DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, saat bertakziah ke rumah almarhum mantan aktivis serikat pekerja PT. Jakarta International Container Terminal (JICT), di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Pondokgede, Kota Bekasi, Rabu (4/3/2026).

Selain sebagai anggota wakil rakyat, takziah Rieke juga dilakukan sebagai Ketua Umum Konfederasi Rakyat Pekerja lndonesia (KRPI).

Terlebih, Rieke diketahui memiliki catatan sejarah dengan almarhum Ermanto Usman. Pasalnya, saat itu Rieke merupakan Ketua Pansus di DPR RI atas persoalan dugaan penyimpangan terkait perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan asal Hong Kong, Hutchinson Port Holding (HPH).

Berita Lainnya  Rp5,6 Miliar Anggaran Pulsa di DPPKB Karawang Disorot

Perpanjangan kontrak tersebut dilakukan oleh PT. Pelindo II selaku operator pelabuhan dan telah menjadi polemik hukum sejak tahun 2015.

Pansus ini dibentuk DPR RI, karena kasus yang disoroti almarhum Ermanto Usman saat itu sempat memicu kegaduhan nasional.

Melalui takziahnya, Rieke menyoroti sejumlah hal yang dinilai perlu didalami oleh penyidik kepolosian. Yaitu dari mulai tidak
ada barang berharga yang hilang dari rumah korban, kecuali dompet, kunci mobil dan handphone.

Perhiasan milik istri korban yang berada di kamar maupun yang sedang dipakai disebut tidak hilang, sehingga menurutnya terdapat indikasi kuat peristiwa ini bukan sekedar perampokan.

Namun demikian dilansir dari infobekasi.coo, Rieke menegaskan tidak ingin mendahului proses hukum dan meminta kepolisian
mengusut seluruh kemungkinan motif peristiwa, termasuk latar belakang almarhum sebagai aktivis yang aktif memperjuangkan hak buruh pelabuhan.

Berita Lainnya  2 Pelaku Pengedar Obat Keras Dibekuk Polisi

Rieke berharap penyidikan tidak hanya berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pihak lain di balik kejadian.

Rieke menyebut almarhum merupakan bagian dari Federasi Pekerja Pelabuhan
Indonesia di bawah naungan KRPI. Dalam sebulan terakhir, almarhum disebut kembali aktif menyuarakan dugaan korupsi di lingkungan pelabuhan melalui platform podcast.

la juga mengungkap adanya pesan almarhum kepada anak-anaknya sebelum kejadian, agar menghubunginya jika terjadi sesuatu, serta komunikasi tertulis kepada
keluarga pada Februari lalu.

Namun Rieke menyerahkan sepenuhnya penilaian atas hal tersebut kepada penyidik. Rieke menyatakan akan mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bagi istri korban yang masih kritis, keluarga almarhum, anggota KRPI, serta dirinya.

Berita Lainnya  Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

la juga memastikan kasus ini akan dibawa ke Komisi XIll DPR RI pada masa sidang mendatang.

Selain itu, ia mengimbau Komisi Pemberantasan Korupsib(KPK) kembali menaruh perhatian pada dugaan kasus korupsi di lingkungan pelabuhan, serta meminta Kapolri memastikan penyidikan berjalan tuntas.

Rieke menegaskan, kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya perlindungan negara bagi warga yang berani menyuarakan kebenaran.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pengeroyokan Bobotoh di Purwakarta, Polisi Amankan 14 Terduga Pelaku

PURWAKARTA - Peristiwa pengeroyokan brutal terjadi di wilayah Sadang, Kabupaten Purwakarta, Senin (20/4/2026) malam. Dua warga yang diduga Bobotoh menjadi korban kekerasan oleh sekelompok orang...

Viral Siswa Olok-olok Guru, KDM akan Kirim 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta ke Barak Militer

PURWAKARTA - Alih-alih mendapatkan sanksi skorsing, pihak SMAN 1 Purwakarta akhirnya memilih pendekatan pembinaan dengan memberikan sanksi berupa kegiatan sosial dan penguatan karakter, terhadap...

Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Satir Askun : "Keur can jadi mah nu gelo ge ditanya. Pas jadi mah ditanya ge jiga nu gelo" KARAWANG - Praktisi Hukum dan Pengamat...

Mediasi Buntu, Orang Tua Siswa SMAN 2 Kota Bekasi Saling Lapor Polisi

KOTA BEKASI - Perselisihan antara dua siswa SMAN 2 Kota Bekasi berinisial EQ dan ANF berlanjut ke ranah hukum setelah upaya mediasi sekolah belum...

Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung – Jaktim

JAKARTA - Debt collector bentrok dengan warga di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026) sore. Dalam video yang diunggah akun Instagram @warungjurnalis, memperlihatkan sejumlah polisi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan