Rabu, September 16, 2026
spot_img

Bangli di Bantaran Kali Babelan Dibongkar, Warga : Saya Menyesal Pilih Dedi Mulyadi

BEKASI – Bangunan liar (bangli) di bantaran kali dan pempadan jalan di Kampung Pulo Timaha, Babelan bakal dibongkar Satpol PP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, besok Rabu (9/7/2025).

Pembongkaran ini merupakan tahap lanjutan setelah pemberian surat peringatan pertama pada pekan lalu dan surat peringatan kedua, hingga surat peringatan ketiga.

Demikian yang disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, Minggu (6/7/2025).

“Peringatan ketiga akan kita berikan pada hari Senin, kemudian pemberitahuan penertiban akan kita sampaikan. Hari Rabu-nya akan dilaksanakan eksekusi,” ujarnya, dikutip dari TribunBekasi.com.

Ia menuturkan, penertiban ini akan difokuskan di sepanjang Jalan Pulau Timaha, Kampung Bogor dan wilayah Pulau Timah Vila Indah.

Total ada 400 bangunan liar yang jadi target pembongkaran.

Diketahui, pembongkaran ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang sebagai program pengendalian banjir oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Habib Rizieq Kecam Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Bambang dan Lukai Faturrohman

“Kegiatan penertiban bangli ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi mengendalikan banjir, mengingat wilayah Babelan termasuk kawasan rawan banjir,” katanya.

Nantinya, sebanyak 74 personel Satpol PP bakal diterjunkan ke lapangan bersama dengan TNI dan Polri.

“Harapan kami, warga bisa membongkar sendiri bangunan sebelum kami lakukan pembongkaran paksa,”

“Ini demi kebaikan bersama,” katanya.

Pasangan suami istri bernama Narulloh (47) dan Dahromi (43) jadi warga Kampung Pulo Timaha, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi yang ikut terdampak penertiban.

Rumahnya yang berdiri di atas tanah negara terancam dibongkar besok, Rabu (9/7/2025).

Keduanya mengaku menyesal telah memilih Dedi Mulyadi saat Pilkada Jawa Barat 2024 lalu.

Penyesalan tersebut keluar setelah keduanya mendapatkan kabar rumahnya bakal dibongkar.

“Kalau rasa menyesal, saya menyesal banget saya milih dia, Pak KDM (Dedi Mulyadi),” kata Dahromi saat ditemui di kediamannya, Senin (7/7/2025).

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

Dahromi merasa tak dihargai sebagai warga negara setelah Dedi Mulyadi terpilih, ia juga meminta gubernur Jabar tersebut untuk mendengarkan keluhan dari warga yang rumahnya akan dibongkar.

“Saya merasa enggak dihargain sebagai manusia, sebagai warga Indonesia,”

“Saya sebagai rakyat kecil, seharusnya didengar rakyat kecil kayak mana, usahanya kayak mana,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Pembongkaran Bangli Sudah Berlangsung

Diketahui, pembongkaran bangunan liar atau bangli ini sudah berjalan sejak awal tahun 2025 lalu.

Pada Maret 2025 lalu, puluhan bangli di bantaran Kali Sepak Desa Srimukti dan Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi dibongkar aparat gabungan.

Berita Lainnya  Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang pada April 2025 lalu mengatakan, penertiban bangli ini merupakan kebijakan dari pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi lahan.

“Penertiban bangli ini adalah bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi lahan sebagaimana mestinya,” ujar Ade pada Rabu (23/4/2025).

Mengutip TribunBekasi.com, langkah ini merupakan bagian dari penegakan aturan dan pendekatannya harus tetap mengedepankan sisi edukatif dan kemanusiaan.

“Banyak bangunan liar yang sudah berdiri belasan bahkan puluhan tahun,”

“Kita harus memberi pemahaman bahwa tanah itu milik negara dan harus dikembalikan fungsinya,” jelasnya.

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Berawal dari ‘Heureuy’, Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan Siswi PKL, Berakhir Dijemput Polisi

SUKABUMI - Seorang oknum pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP yang diduga melakukan pelecehan terhadap siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) telah dijemput...

Tegas! Pemprov Jabar Tutup Aktivitas Pertambangan PT. MPB di Karawang Selatan

KARAWANG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menutup aktivitas pertambangan PT. Mas Putih Belitung  (anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia), yang tidak mematuhi ketentuan...

Singgung Soal ‘Ideologi Politik’, Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang ‘Ngeramein’ Keracunan MBG

JAKARTA - Meski total korban keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai hampir 50 ribu orang yang tersebar di 36 provinsi di Indonesia,...

KDM Nyatakan Tidak Ada Pelecehan di Kasus Wabup Sumedang dengan Sekprinya, Netizen Tak Percaya : “Ekspresi Tidak Bisa Berbohong”

BANDUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang, Muhammad Fajar Aldila terhadap sekretaris pribadinya berinisial RY dinyatakan 'clear' oleh Gubernur Jawa...

Disuruh Beli Mi Goreng Malah Mi Kuah, Prajurit TNI AU Meninggal Dianiaya Senior

JAKARTA - Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF), prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim), meninggal secara tak wajar setelah diduga dianiaya seniornya di...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan