KARAWANG – Satu tahun pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani mendapatkan apresiasi serta pujian habis-habisan dari sebagian praktisi. Salah satunya datang dari Tokoh dan Praktisi SDM, Arif Dianto SH.
Menurutnya, satu tahun kepemimpinan Aep-Maslani telah menunjukkan sejumlah capaian pembangunan yang signifikan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karawang.
Arif menyampaikan apresiasi atas torehan prestasi ini. Ia menilai inovasi program kerja dan capaian data menjadi bukti nyata kinerja pemerintahan yang progresif dan membanggakan publik.
Menurut Arif, salah satu capaian penting yang patut disoroti adalah keberhasilan pemerintah daerah menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Sepanjang tahun 2025, Pemkab Karawang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara berturut-turut untuk kali ke-10.
Hal ini menunjukkan konsistensi dalam pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, selama setahun terakhir, Karawang berhasil mengumpulkan 33 penghargaan tingkat provinsi dan nasional atas berbagai inovasi pelayanan publik.
“Saya melihat banyak data capaian yang konkret. Opini WTP yang berkelanjutan dan puluhan penghargaan itu bukan sekadar angka, tapi mencerminkan pemerintahan yang tertata, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Arif Dianto, Senin (23/2/2026).
Di sektor ketahanan pangan, Arif menilai capaian pemerintah daerah sangat penting secara nasional. Bupati Aep menerima penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia atas kontribusi Karawang dalam mendukung target swasembada pangan nasional, khususnya setelah daerah ini berhasil menembus sebagai 10 besar penghasil gabah terbanyak di Indonesia.
Tak hanya itu, berbagai program pro-petani seperti Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) serta pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan sawah menunjukkan arah kebijakan yang berpihak kepada kelompok tani.
Dalam bidang ekonomi kerakyatan, Arif memuji langkah pemerintah daerah yang telah memfasilitasi geliat ekonomi lokal melalui kegiatan yang mencatatkan rekor baru, termasuk pencapaian Rekor MURI untuk bazar UMKM terlama di Indonesia, sebagai simbol pemberdayaan pelaku usaha kecil.
Arif juga menekankan pentingnya kesinambungan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan. Menurutnya, keberhasilan satu tahun pemerintahan tidak hanya diukur dari data capaian, tetapi juga dari dukungan publik yang mulai menguat untuk bersama-sama mewujudkan Karawang yang lebih maju.
“Data capaian ini memberi kita sebuah pijakan optimis. Tapi yang lebih penting, kita perlu terus menguatkan partisipasi masyarakat dalam agenda pembangunan. Kepemimpinan yang baik bukan hanya soal angka, tetapi soal bagaimana setiap kebijakan dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata Arif yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Vokasi di KADIN Karawang.
Dengan berbagai capaiannya, publik Karawang berharap kepemimpinan Aep–Maslani mampu mempertahankan momentum ini di tahun-tahun berikutnya, memperluas dampak program, dan terus menghadirkan inovasi kebijakan demi kesejahteraan masyarakat luas.
Arif menekankan bahwa tahun pertama adalah fondasi, sementara tahun kedua harus menjadi fase akselerasi pembangunan, khususnya dalam penguatan SDM lokal, investasi yang inklusif, serta percepatan infrastruktur.
“Kita dukung bersama agar kepemimpinan ini semakin kuat, semakin transparan, dan semakin berdampak bagi masyarakat. Karawang harus naik kelas, bukan hanya sebagai kota industri, tetapi sebagai daerah yang maju dan sejahtera,” tutupnya.***









