Jumat, Agustus 7, 2026
spot_img

79 Tahun HMI Tegaskan Kritik Konstruktif untuk ‘Karawang Maju’

KARAWANG – Dalam momentum Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Majelis Daerah KAHMI Karawang menginisiasi sebuah gagasan strategis bertajuk Karawang Maju sebagai bentuk kontribusi nyata alumni HMI terhadap pembangunan daerah.

Koordinator Presidium MD KAHMI Karawang, Muslim Hafidz, yang akrab disapa Gus Ocim menegaskan bahwa gagasan Karawang Maju tidak dimaksudkan sebagai sloganistik atau jargon seremonial belaka.

“Karawang Maju adalah ikhtiar intelektual. Ia harus tumbuh sebagai ide, gagasan, dan tawaran solusi yang terus berkembang untuk menjawab persoalan dan tantangan Karawang ke depan,” ujar alumni Pascasarjana FISIP Universitas Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Berita Lainnya  Restorasi Situ Kamojing, Menata Ulang Tata Kota Cikampek Raya

Menurutnya, momentum Dies Natalis HMI ke-79 menjadi pengingat bahwa HMI dan KAHMI memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk terus hadir di ruang publik, tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penggerak pemikiran.

Ke depan, MD KAHMI Karawang akan mengembangkan gagasan Karawang Maju melalui forum-forum diskusi dan kajian yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, para ahli, pakar, hingga Pemerintah Daerah.

Seluruh proses tersebut akan dirumuskan secara berkelanjutan melalui kajian rutin, baik mingguan maupun bulanan.

Berita Lainnya  Jangan Sampai KAHMI Jawa Barat Menjadi Nokia

Gus Ocim menambahkan, Gedung KAHMI Karawang akan difungsikan sebagai episentrum gagasan, ruang bertemunya dialektika, kritik konstruktif, dan solusi strategis demi mendorong Karawang yang lebih maju, adil, dan berkelanjutan.

“Dies Natalis HMI bukan hanya perayaan usia, tetapi momentum meneguhkan kembali peran intelektual alumni, berpikir jernih, bersikap objektif, dan terus mengabdi untuk umat, bangsa, dan daerah,” pungkasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan