Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Jalan Rancadarah-Gurudug Diberi Nama Jalan Wisata KDM

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama TNI melalui Kodim 0619/Purwakarta menuntaskan pembangunan ruas jalan Rancadarah – Gurudug sepanjang 5 kilometer. Jalan yang melintasi Desa Salammulya dan Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam tersebut kini diberi nama Jalan Wisata KDM, sebagai bentuk penghormatan atas inisiasi awal pembukaannya oleh Kang Dedi Mulyadi.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengatakan, jalan ini sebelumnya sempat tertunda pembangunannya, namun kembali dilanjutkan dan diselesaikan melalui program karya bakti TNI bersama pemerintah daerah.

“Jalan ini dulu dibuka atas inisiasi Kang Dedi Mulyadi, namun sempat tertunda. Tahun kemarin kita bangun kembali bersama Kodim dan sekarang sudah selesai 5 kilometer,” ujar Om Zein saat meninjau langsung lokasi, Rabu 4 Februari 2026.

Selain sebagai akses utama masyarakat, jalan tersebut dirancang multifungsi dan memiliki potensi besar sebagai jalur wisata. Lokasinya yang berada di kawasan Perhutani dengan panorama alam yang indah, pepohonan rindang, serta pemandangan Gunung Parang, menjadikan jalan ini layak dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif.

Berita Lainnya  Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

“Jalannya lebar, kanan kirinya hutan dan pemandangannya indah. Makanya kita namakan Jalan Wisata KDM. Bisa dilewati kendaraan umum, tapi juga bisa sambil berwisata,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penanaman 1.000 pohon yang melibatkan Kodim 0619/Purwakarta, APDESI, para kepala desa, OPD, serta masyarakat. Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat memperindah kawasan sekaligus memberi manfaat ekonomi di masa depan.

“Kita tanam pohon berbuah. Kalau musim buah nanti, masyarakat bisa menikmati bersama. Yang penting dijaga,” tegas Om Zein.

Berita Lainnya  287 Prajurit Yonif 305 Tengkorak Dilepas untuk Misi Perdamaian Dunia di Afrika Tengah

Keberadaan jalan ini juga membawa dampak signifikan bagi mobilitas warga, khususnya Desa Gurudug yang selama bertahun-tahun terisolasi. Akses menuju Kecamatan Pondok Salam kini hanya membutuhkan waktu sekitar 5–7 menit, jauh lebih singkat dibanding sebelumnya yang bisa mencapai setengah jam.

Om zein juga mengimbau masyarakat di tiga kecamatan sekitar untuk menjaga kelestarian lingkungan, tidak menebang pohon sembarangan, serta merawat bahu jalan agar tetap bersih dan indah. Ia bahkan mendorong pemerintah desa untuk membuat peraturan desa (Perdes) guna mendukung Gurudug sebagai desa wisata.

Terkait rencana Penerangan Jalan Umum (PJU), Pemkab Purwakarta akan melakukan uji coba pemasangan lima unit lampu tenaga surya. Keberlanjutan pemasangan akan bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut.

Berita Lainnya  Yang Janji Relokasi Dedi Mulyadi, Yang Dibikin Pusing Lurah Jujun

“Kalau dijaga, kita lanjutkan. Kalau hilang, biarkan gelap dulu, supaya semua belajar menjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Kasdim 0619/Purwakarta Mayor Inf Jaja Jamaludin menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara TNI dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan pekerjaan ini bermanfaat untuk masyarakat, menyejahterakan masyarakat, dan fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan aman dan nyaman. Apalagi jalur ini juga mendukung wisata dan kegiatan olahraga seperti Fun Run,” katanya.

Dengan rampungnya Jalan Wisata KDM, diharapkan akses masyarakat semakin mudah, perekonomian desa meningkat, serta potensi wisata alam Purwakarta semakin berkembang.***

Sumber : lppl.purwakartakab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan