Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

‘Air Mata Buaya’ Lurah Jujun, Mewek Minta Bantuan Klarifikasi ke Dedi Mulyadi

KARAWANG – Kepala Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, Junaedi alias Lurah Jujun – sosok yang selama ini ‘dielu-elukan’ netizen karena aksinya dalam menertibkan bangunan liar (bangli), ternyata diduga menjadi salah satu oknum yang menyewakan tanah Jasa Marga kepada para penghuni bangli.

Dan selama menertibkan bangli, Lurah Jujun terlihat tegas dan berani, karena selalu mengklaim “ATAS PERINTAH” Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi.

Tetapi kedok Lurah Jujun mulai terbongkar saat Abdul – salah seorang penghuni bangli di sekitar Gerbang Tol Karawang Barat mengaku telah menyewa tanah kepada Lurah Jujun sebesar Rp 10 juta rupiah per tahun.

Berita Lainnya  MUI Karawang Minta Aparat Tindak Tegas Pesta LGBT di THM Tak Berizin

Abdul – warga asal Bekasi ini meminta pertangungjawaban Lurah Jujun ketika bangli yang dihuninya dibongkar oleh aparat gabungan. Lurah Jujun dinilai lepas tangan dari tanggungjawab dan malah mengembalikan sebagian uang sewa.

Meski Salah, Dedi Mulyadi Tetep Bela Lurah Jujun

Di kesempatan lain lewat video yang viral di berbagai platform media sosial, Lurah Jujun terlihat ‘mewek’ saat meminta bantuan klarifikasi ke Dedi Mulyadi. Karena dampak pengakuan dari pemilik bangli tersebut, akhirnya Lurah Jujun banyak di-bully netizen.

Berita Lainnya  'Masyarakat Karawang Anti LGBT' akan Gelar Aksi Massa, KNPI Angkat Bicara

KDM mencoba membantu klarifikasi atas ‘fitnah’ yang ditujukan kepada Lurah Jujun.

Disampaikan KDM, sebenarnya warga tersebut (penghuni bangli) telah menyewa tanah milik Lurah Jujun untuk tempat tidur dan kamar mandi. Tetapi malah menempati tanah Jasa Marga untuk usaha (dibangunkan bangli).

“Jadi sebenarnya uang sewa itu untuk nyewa tanah Pak Lurah, bukan tanah negara, bukan begitu,” tanya Dedi Mulyadi.

“Iya betul,” jawab Lurah Jujun.

Namun demikian atas klarifikasi tersebut, kini publik masih bertanya-tanya apakah klarifikasi yang disampaikan tersebut benar adanya?.

Berita Lainnya  Bakal Surati Prabowo, Fraksi Golkar Minta MBG Tak Ambil Anggaran Pendidikan

Karena publik masih menaruh kecurigaan, jika Lurah Jujun merasa tidak bersalah, kenapa ia mengembalikan sebagian uang sewa kepada pemilik bangli?.

Terlebih publik menilai tangisan Lurah Jujun di depan Dedi Mulyadi hanya merupakan ‘air mata buaya’, bukan tangisan murni yang lahir dari hati nurani Lurah Jujun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan