Kamis, September 24, 2026
Google search engine

KDM Dilaporkan ke KPK, Kuasa Hukum Jabar Istimewa Melawan

KARAWANG – Menyikapi pelaporan Presidium Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) Kabupaten Karawang, H. Elyasa Budianto yang telah melaporkan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), Kepala Desa Wadas, H. Junaedi dan Kepala Desa Sukamakmur, Dede Sudrajat ke KPK, Kuasa Hukum Jabar Istimewa akhirnya melakukan perlawanan.

Sedikitnya ada 8 pengacara Jabar Istimewa (gabungan advokat Karawang dan Jawa Barat) yang disiapkan untuk melawan pelaporan KAMI ke KPK tersebut. Sebagai langkah awal, Kuasa Hukum Jabar Istimewa dari Karawang mengaku telah menerima kuasa resmi dari Kades Wadas, H. Junaedi.

Kuasa Hukum Jabar Istimewa dari Karawang, Pontas Hutahaen SH mengatakan, bahwa ia telah menganalisis pernyataan Presidium KAMI, H. Elyasa Budianto di media massa.

Ditegaskan Pontas, dalam melaksanakan program normalisasi dan pembongkaran bangunan liar di sepanjang jalur Interchange Karawang Barat menuju gerbang tol, Gubernur KDM telah melakukan MoU terlebih dahulu denhan pihak PJT II, Jasa Marga dan BBWS.

Berita Lainnya  Nekat Tanam Ganja di Rumah, ASN di Bandung Diciduk Polisi

“Jadi yang dikatakan Pak Elyasa yang mengatakan Pak Gubernur melakukan kewenangan secara pribadi, itu (tuduhan) tidak ada dan tidak jelas dan tidak mendasar,” tutur Pontas Hutahaen SH, kepada awak media, Selasa (2/12/2025).

Pontas juga menegaskan jika program normalisasi, termasuk penertiban bangli di Karawang Barat sudah dilakukan sesuai prosedur dengan cara memberikan surat teguran sebanyak tiga kali kepada para penghuni bangli.

Pontas menyebut jika Gubernur KDM cukup bijak. Karena ditegaskannya, meski status tanah yang ditempati para penghuni bangli merupakan tanah negara, tetapi KDM tetap memberikan ‘kerohiman’ kepada para pemilik bangli yang bangunannya dibongkar.

Berita Lainnya  Apa Kabar Kasus Dugaan Pelecehan Sekpri Wabup Sumedang, PERADI : "Ini Bisa Jadi Presenden Buruk Kepemimpinan Dedi Mulyadi"

“Saya saya rasa semua masyarakat yang terdampak itu (pembongkaran bangli) merasa senang dan puas. Karena bukan hanya itu saja (kerohiman, red), ternyata Pak Gubernur juga sedang mempersiapkan lahan relokasi untuk penghuni bangli. Jadi kami pikir tuduhan Pak Elyasa tidak mendasar,” katanya.

Pelaporan ke KPK Ada Irisan dengan Pelaporan ke Polres Karawang

Pontas juga menyindir bahwa H. Elyasa Budianto sebagai praktisi hukum yang pernah menerima kuasa dari warga yang bangunannya dibongkar Kades Wadas, H. Junaedi dan sempat melaporkan persoalannya ke Polres Karawang.

Sehingga menurut Pontas, masih ada irisan antara persoalan tersebut dengan pelaporan ke KPK. “Jadi ini ada irisannya, kekecewaan beliau yang melaporkan Pak Lurah ke Polres atas dasar ketidakpuasan dan ketidaksenanganan,” katanya.

Berita Lainnya  2 Pemuda Pemeran 'A Day in My Life' Ditetapkan Tersangka, Positif Mengidap HIV

“Padahal seagai praktisi hukum kita tidak boleh ada perasaan benci dan dengki, tidak boleh seperti itu  harus sesuai dengan hukum-lah,” sindir Pontas.

Apakah akan Melaporkan Balik KAMI?

Pontas meminta kepada Elyasa Budianto untuk stop atau berhenti melakukan ‘playing victim’ di media sosial.

“Kami juga tidak akan tinggal diam. Kami juga akan melakukan langkah hukum ke depannya. Nanti seperti apa, kami juga masih menunggu arahan (arahan dari KDM, red),” kata Pontas.

“Tapi yang pasti kami sudah menerima kuasa dari Pak Junaedi. Ada 8 advokat, kita sudah membentuk 8 pengacara, kita sudah kolaborasi dengan pengacara di Jawa Barat,” tutupnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

KPK Diminta Bongkar Dugaan Gratifikasi Pencaplokan Lahan Hutan Jadi Kawasan Industri di Karawang

KARAWANG - Menjelang aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Tani Karawang (SETAKAR) ke kantor ATR/BPN Karawang, pada Kamis (24/9/2026), Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan,...

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan