Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Gumpalan Hitam di Langit Subang Diduga Imbas Kebakaran Pabrik Oli di Karawang

SUBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang turun tangan menyelidiki fenomena busa hitam misterius yang sempat melayang di udara dan jatuh di wilayah Kampung Kondang, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, pada Jumat (24/10/2025) lalu.

‎Fenomena yang sempat membuat warga geger itu kini diduga berkaitan dengan kebakaran pabrik pengolahan oli bekas di wilayah Kabupaten Karawang.

‎Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Subang, Cece Rahman, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima laporan dari warga melalui unggahan di akun media sosial Bupati Subang.

“Kami dari DLH mendapatkan pengaduan melalui media sosial Pak Bupati. Hari Senin, PPLH langsung turun ke lapangan dan menemui warga di Desa Tanjungrasa,” ujar Cece kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Berita Lainnya  PERADI Karawang 'Kutuk' Insiden Penculikan Anggota Karang Taruna, Desak Polisi Gerak Cepat

‎Cece menyebut warga menunjukkan bukti foto busa hitam yang jatuh di halaman rumah mereka. Namun, saat petugas datang, kondisi cuaca yang sudah turun hujan membuat busa tersebut tidak lagi terlihat.

‎”Busa itu karakteristiknya seperti ada minyaknya. Warga juga sempat menyiram dengan air dan langsung hilang,” katanya.

‎Dari kesaksian warga, ia mengatakan, busa itu memiliki sedikit bau namun tidak menyengat sehingga sementara dianggap tidak berbahaya.

Berdasarkan pengecekan dan informasi yang diterima DLH, kata dia, gumpalan busa tidak hanya ditemukan di pemukiman warga, tetapi juga tersebar di area persawahan dan sejumlah titik lain.

Berita Lainnya  Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar TNI, Warga Intan Jaya - Papua Tengah Arak Jenazah Ibu Hamil

‎”Yang banyak viral kan di sawah karena jumlahnya lebih banyak. Karakteristiknya sama,” kata Cece.

‎DLH Subang memiliki dugaan sementara terkait asal material tersebut.

‎”Ada kejadian kebakaran perusahaan pengolahan oli bekas di Karawang pada Kamis malam Jumat. Dugaan sementara busa itu berasal dari kejadian tersebut,” ucapnya.

DLH Subang memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kandungan dan potensi risiko busa tersebut.

‎Cece meminta masyarakat segera melapor jika melihat kembali fenomena serupa.

Berita Lainnya  Sudah 5 Orang Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia, BPSDM Kemhan Sampaikan Duka Cita

‎”Bila masyarakat menemukan fenomena aneh seperti ini, segera sampaikan ke kami atau pemerintah setempat agar bisa langsung ditindaklanjuti,” ucapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Busa Hitam Misterius di Subang yang Viral Diselidiki, Diduga Imbas Kebakaran Pabrik Oli di Karawang, https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1152810/busa-hitam-misterius-di-subang-yang-viral-diselidiki-diduga-imbas-kebakaran-pabrik-oli-di-karawang.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Seli Andina Miranti

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Job Fair Kota Bekasi, 7 Ribu Pencaker Berebut 3,5 Ribu Loker di 50 Perusahaan

KOTA BEKASI - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menghadiri pembukaan Job Fair Kota Bekasi 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bekasi...

Sekda Bekasi Akui Kasus Ade Kunang Berpengaruh Terhadap Administrasi Pemerintahan dan Psikologis ASN

BEKASI - Berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan  Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Pemkab Bekasi memperoleh opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) atau disclaimer dari...

Jawa Barat Berubah Nama Jadi Tatar Sunda, Dede Yusuf Khawatir Justru akan Terjadi Gesekan Antar Kelompok Budaya

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf mengingatkan usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda perlu dipertimbangkan secara matang. Menurutnya,...

Korupsi Batu Bara PLN, Polisi Bongkar Brankas Emas Batangan hingga Dollar Senilai Ratusan Miliar

BOGOR - Polisi menyita emas batangan 74 kilogram dan uang dollar Singapura dan Amerika Serikat saat menggeledah rumah di Sentul, Bogor pada Rabu (8/7/2026). Penggeledahan...

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan