Minggu, Maret 22, 2026
spot_img

Gumpalan Hitam di Langit Subang Diduga Imbas Kebakaran Pabrik Oli di Karawang

SUBANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang turun tangan menyelidiki fenomena busa hitam misterius yang sempat melayang di udara dan jatuh di wilayah Kampung Kondang, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, pada Jumat (24/10/2025) lalu.

‎Fenomena yang sempat membuat warga geger itu kini diduga berkaitan dengan kebakaran pabrik pengolahan oli bekas di wilayah Kabupaten Karawang.

‎Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLH Subang, Cece Rahman, mengatakan pihaknya bergerak setelah menerima laporan dari warga melalui unggahan di akun media sosial Bupati Subang.

“Kami dari DLH mendapatkan pengaduan melalui media sosial Pak Bupati. Hari Senin, PPLH langsung turun ke lapangan dan menemui warga di Desa Tanjungrasa,” ujar Cece kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

Berita Lainnya  Bus Pariwisata Ludes Terbakar di Tol Cipali Km 95

‎Cece menyebut warga menunjukkan bukti foto busa hitam yang jatuh di halaman rumah mereka. Namun, saat petugas datang, kondisi cuaca yang sudah turun hujan membuat busa tersebut tidak lagi terlihat.

‎”Busa itu karakteristiknya seperti ada minyaknya. Warga juga sempat menyiram dengan air dan langsung hilang,” katanya.

‎Dari kesaksian warga, ia mengatakan, busa itu memiliki sedikit bau namun tidak menyengat sehingga sementara dianggap tidak berbahaya.

Berdasarkan pengecekan dan informasi yang diterima DLH, kata dia, gumpalan busa tidak hanya ditemukan di pemukiman warga, tetapi juga tersebar di area persawahan dan sejumlah titik lain.

Berita Lainnya  IRT Tewas Bersimbah Darah Jelang Shalat Idul Fitri

‎”Yang banyak viral kan di sawah karena jumlahnya lebih banyak. Karakteristiknya sama,” kata Cece.

‎DLH Subang memiliki dugaan sementara terkait asal material tersebut.

‎”Ada kejadian kebakaran perusahaan pengolahan oli bekas di Karawang pada Kamis malam Jumat. Dugaan sementara busa itu berasal dari kejadian tersebut,” ucapnya.

DLH Subang memastikan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kandungan dan potensi risiko busa tersebut.

‎Cece meminta masyarakat segera melapor jika melihat kembali fenomena serupa.

Berita Lainnya  Rieke Menduga Ada Motif Lain Dibalik Tewasnya Ermanto Usman

‎”Bila masyarakat menemukan fenomena aneh seperti ini, segera sampaikan ke kami atau pemerintah setempat agar bisa langsung ditindaklanjuti,” ucapnya.(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Busa Hitam Misterius di Subang yang Viral Diselidiki, Diduga Imbas Kebakaran Pabrik Oli di Karawang, https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1152810/busa-hitam-misterius-di-subang-yang-viral-diselidiki-diduga-imbas-kebakaran-pabrik-oli-di-karawang.
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Seli Andina Miranti

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan