Jumat, Juni 26, 2026
spot_img

Gereja Mau Disita Bank karena Nunggak Utang Rp 6 Miliar, Pendeta ini Menangis Sampai Sujud Minta Bantuan KDM

CIANJUR – Alasan karena menunggak utang hingga Rp 6 miliar, salah satu gereja di Kabupaten Cianjur akan dieksekusi (disita) oleh Pengadilan Negeri setempat pada 20 Agustus 2025.

Atas persoalan ini, salah seorang pendeta bernama Paripurna Simatupang menghadap Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk meminta bantuan.

Sambil menangis, pendeta ini mengungkapkan bahwa gereja yang selama ini ia urus tanahnya dijadikan jaminan ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Atas persoalan ini, Sang Pendeta mengaku bahwa pihaknya sedang mengajukan Kasasi melalui pengacaranya.

Berita Lainnya  UHC Terancam Dicabut, Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkab Purwakarta

KDM menegaskan bahwa eksekusi merupakan hak pengadilan yang tidak bisa diintervensi. Jika memang masih dalam Kasasi, KDM menyarankan pengacara gereja untuk menyurati dan meminta pengadilan untuk menunggu eksekusi sampai dengan ada keputusan hukum yang inkrah.

“Begitu ya pak ya, kan setelah MA masih ada PK. Itu aspek pendekatan hukumnya,” tutur KDM, dilansir dari unggahan video instagram pribadinya.

Sementara dari aspek normatif, atas nama Pemprov Jabar KDM mengaku akan berkomunikasi dengan pihak pengadilan.

Berita Lainnya  MUI Karawang Minta Aparat Tindak Tegas Pesta LGBT di THM Tak Berizin

Setelah mendengarkan kronologis kenapa gereja sampai berhutang ke BPR, akhirnya KDM mengaku akan berusaha untuk melunasi utang gereja sebesar Rp 6 miliar tersebut.

KDM menegaskan bahwa pihak BPR tidak boleh merugi, dan aktivitas gereja harus tetap berjalan. “Tugas Gubernur hari ini mencari uang untuk membayarkan utang gereja ke BPR,” kata KDM.

“Siap bapak, siap…,” timpal Pendeta Paripurna Simatupang yang langsung bersujud berterima kasih kepada KDM.

“Udah bapak tenang aja, pimpin jama’ah. Nanti itu kita cari jalan keluarnya ya,” timpal KDM.

Berita Lainnya  Wabup Karawang Dampingi KDM Hadiri Perayaan Pujabakti Waisak di Candi Jiwa

Di dalam unggahan video sebelumnya, KDM mengaku akan mengumpulkan pengusaha kristiani yang merupakan teman-temannya untuk mencari atas persoalan gereja di Cianjur ini.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Protes Program MBG, Mahasiswa PMII Santet Prabowo-Gibran

LAYAKNYA seperti seorang dukun sungguhan, seorang mahasiswa terlihat melakukan ritual santet terhadap Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Gibran. Video ini ternyata merupakan sebuah aksi pertunjukan treatikal...

Heboh Anggota Karang Taruna Diculik dan Disiksa, Sehari Sebelum Demo di Perusahaan

KARAWANG - Hendro alias Kedok, seorang anggota atau pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penculikan, penyekapan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan