Rabu, Juli 29, 2026
spot_img

Gudang KPU Subang Dibobol Maling

SUBANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang Abdul Muhyi membenarkan, kejadian pembobolan gudang KPU  Subang yang terletak di Gedung SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, yang baru di ketahui pada Senin (21/7/2015) siang pekan lalu.

Ketua KPU menyebut, peristiwa tersebut  murni kasus pencurian. Kasusnya sudah ditangani oleh pihak Kepolisian Resor Subang.

Dirinya juga membantah adanya keterlibatan di internal KPU Subang, dalam kasus pencurian surat suara bekas Pemilu 2024 lalu. Ditegaskan dia, kejadian itu murni pencurian.

‘Ini murni pencurian, tidak saya tekankan sekali lagi, tidak ada keterlibatan dari orang dalam KPU Subang, sudah saya kumpul di internal,” tegas Abdul Muhyi kepada RRI di Subang, Selasa (29/7/2025).

Berita Lainnya  Motif Tekanan Ekonomi, Oknum Polisi Rampok Toko Emas

Ia menyatakan, untuk pengamanan  empat gudang KPU, dilakukan sesuai dengan SOP. Bahkan monitoring oleh KPU secara rutin sering dilakukan  termasuk patroli pengamanan oleh Scurity KPU dan juga oleh aparat kepolisian.

‘Pengaman dilakukan sudah dilakukan sesuai SOP nya, tak hanya dilakukan monitoring oleh seluruh Komisioner KPU dan Staf KPU, juga patroli oleh aparat Kepolisian,” terangnya.

Atas kejadian ini,  KPU semakin memperketat pengamanan seluruh gudang KPU. Hal itu agar kejadian pembobolan gudang KPU, tidak terulang kembali.

Berita Lainnya  Satu Keluarga di Lampung Utara Jadi Begal dengan Modus Kencan Michat

“Tentunya kami, akan memperketat pengamanan tersebut, agar kejadian pencurian tidak terulang kembali,” kata Abdul Muhyi.

Ketika disinggung soal jumlah kertas suara yang dibobol maling di Gudang KPU tersebut, dirinya belum bisa menyebutkan. Namun yang pasti saat ini KPU Subang masih melakukan penghitungan surat suara yang dibawa maling.

“Kami belum bisa memastikan jumlahnya berapa, yang pasti kami masih dalam proses menghitung kerugiannya, dan itu baru bisa diketahui pada saat lelang surat suara nanti,” paparnya.

Berita Lainnya  Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Subang, Polisi Amankan Perempuan Inisial J, Ayah Biologis Masih Diburu

Ia juga mengapresiasi pihak Polres Subang, yang sudah bergerak cepat menangkap pelaku, dan saat ini sedang dalam proses penyidikan.

“Terima kasih kepada Polres Subang, yang sudah gerak cepat menangkap dan memproses pelaku,” tandas Ketua KPU Subang.

Sumber : rri.co.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bea Cukai Sita 20 Ribu Botol Miras Ilegal Senilai Rp 12,5 Miliar

BANDUNG - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras...

Menteri PPN : “MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja”

JAKARTA - Potongan video pidato Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, mendadak viral dan memicu perdebatan di media sosial. Pernyataan Rachmat yang...

Jurnalis Gelar Aksi Tolak Pelabelan ‘Londo Ireng’

SOLO - Sejumlah jurnalis dan lembaga pers mahasiswa (LPM) di Soloraya menggelar aksi damai mengecam tindakan intimidasi terhadap pekerja pers melalui pelabelan "londo ireng"....

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan