Senin, Juli 20, 2026
spot_img

400 Ribu Orang ‘Ngosrek Bareng’, Purwakarta Pecahkan Rekor MURI

PURWAKARTA – Kabupaten Purwakarta sukses mencatatkan sejarah dengan meraih Rekor MURI untuk kerja bakti bersih jalan dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu lebih dari 400 ribu orang. Kegiatan bertajuk “Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa” ini digelar serentak pada Selasa, 22 Juli 2025, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat mulai dari perangkat daerah, camat, kepala desa, hingga pelajar dan warga umum.

Kegiatan kerja bakti massal ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta, yang dipusatkan di lima titik strategis: Stadion Purnawarman, Situ Buleud, Gerbang Tol Jatiluhur, Situ Wanayasa, dan Situ Kamojing di Kecamatan Bungursari.

Berita Lainnya  Tak Sesuai Nilai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' Ciptaan Bupati Purwakarta

Tak hanya di lima titik tersebut, aksi bersih-bersih lingkungan juga dilaksanakan serentak di jalan-jalan utama, desa, kelurahan, dan sekolah-sekolah se-Kabupaten Purwakarta.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkab dalam membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Biasanya kegiatan ngosrek dilakukan setiap Selasa dan Jumat di desa, kelurahan, dan sekolah. Kali ini kita lakukan serentak dan masif. Target awal 250 ribu peserta ternyata melampaui ekspektasi, menjadi lebih dari 400 ribu orang,” ujar Om Zein.

Berita Lainnya  Warga Karawang Barat Keluhkan Serangan Kutu Beras, Mata Anak Sampai Bengkak

Ia berharap gerakan ini dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab kolektif masyarakat dalam merawat lingkungan, serta membentuk karakter masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab.

Om Zein juga menekankan pentingnya memanfaatkan media digital untuk menyebarluaskan semangat ini ke generasi muda.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Triyono, memberikan apresiasi atas keberhasilan kegiatan ini yang mencatat rekor nasional.

“Kegiatan kerja bakti serentak dengan peserta sebanyak ini adalah hal luar biasa, apalagi semangat gotong royong mulai memudar di kota-kota besar. Kami mencatat ini sebagai rekor superlatif karena jumlah pesertanya melampaui target,” ucapnya.

Berita Lainnya  Janji Dedi Mulyadi 7 Tahun Lalu Kembali Ditagih, Bendungan Situdam Kembali Menghitam Tercemar Limbah Industri

Triyono berharap inisiatif kerja bakti ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam membangun budaya peduli lingkungan dan memperkuat nilai gotong royong.

Kegiatan Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah dan masyarakat bisa membuahkan dampak besar—baik dalam perbaikan lingkungan, membangun kebersamaan, maupun mencetak sejarah di tingkat nasional.***

Sumber : TVBerita

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan