Selasa, September 15, 2026
spot_img

Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Pariwisata dengan Perhotelan

BEKASI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menegaskan komitmennya dalam membangun sektor pariwisata berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan pelaku industri perhotelan dan pengembang kawasan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, dalam acara Hospitality Gathering yang digelar di President Executive Club, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/7/2025).

Asep menekankan, industri hospitality yang meliputi layanan penginapan, kuliner, event organizer hingga wisata, memegang peranan penting dalam menciptakan kesan positif bagi wisatawan dan investor.

“Kabupaten Bekasi dikenal sebagai pusat manufaktur nasional, namun juga memiliki potensi besar di sektor wisata alam, budaya, hingga destinasi urban. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci pengembangan sektor ini,” katanya.

Berita Lainnya  Wagub Erwan Minta Warga Jabar Tak ke Jakarta Ikut Demo

Acara yang mengusung tema “Membangun Sinergi Pariwisata Daerah” ini dihadiri para developer, pelaku perhotelan, dan jajaran perangkat daerah.

Asep menilai kegiatan seperti ini penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku industri untuk menyelaraskan arah kebijakan serta menggali potensi dan tantangan bersama.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang hospitality yang profesional, ramah, dan berdaya saing global.

“Tidak cukup hanya membangun infrastruktur fisik, kita juga harus menyiapkan SDM yang unggul agar pelayanan di sektor pariwisata dan perhotelan semakin berkualitas,” ucapnya.

Berita Lainnya  HUT Karawang ke-393, Pemkab Gelar Job Fair Desil 1 - 3

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Bekasi menyambut baik inisiatif Jababeka dalam menyelenggarakan forum ini.

Asep berharap, forum ini menghasilkan ide-ide segar dan rencana aksi nyata untuk mendorong Kabupaten Bekasi sebagai destinasi yang nyaman, unggul, dan membanggakan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna mengatakan, sektor pariwisata kini diposisikan sebagai pilar strategis dalam misi ekonomi daerah.

“Pariwisata masuk dalam misi kedua, yakni mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan. Ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak lagi melihat pariwisata sebagai sektor pendukung, tapi sebagai sektor unggulan,” ujarnya.

Iyan juga menegaskan, pentingnya membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan pelaku industri perhotelan dan pengembang kawasan.

Berita Lainnya  Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

“Kami menyadari bahwa untuk menggerakkan pariwisata secara optimal, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri hospitality, pengembang kawasan, serta komunitas lokal. Ini bukan kerja satu pihak saja,” katanya.

Dengan dukungan perencanaan yang terstruktur dan kolaboratif, Iyan berharap Kabupaten Bekasi dapat menjelma menjadi destinasi yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga berkarakter, inklusif, dan berkelanjutan. (Diskominfo Kab.Bekasi/UPI)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan