Senin, Juli 27, 2026
spot_img

32 Siswa di Sukabumi Diduga Keracunan MBG, Dinkes Tunggu Hasil Laboratorium

SUKABUMI – Sebanyak 32 siswa SD di Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, mengalami gejala keracunan massal sejak Rabu (6/8).

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan dari Puskesmas Cidolog dan kini sudah dipulangkan.

Selain sampel dari Makanan Bergizi Gratis (MBG), air juga diambil untuk pemeriksaan. Soal penyebab pasti pemicu keracunan masih menunggu hasil laboratorium.

Diketahui 32 anak tersebut berstatus pelajar dari 4 sekolah di wilayah tersebut.

“Itu baru dugaan, menunggu hasil pemeriksaan lab,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi dalam percakapan tertulis dengan detikJabar, Kamis (7/8).

Berita Lainnya  Sakit Hati karena Sering Di-bully, Siswa ini Ledakan Bom Rakitan di Lingkungan Sekolah

Agus juga menjelaskan yang terdeteksi mengalami keracunan sebanyak 32 anak. Dugaan sementara dari makanan.

Agus kemudian meminta detikJabar menghubungi Kepala Puskesmas Cidolog, Cepi Hermansyah.

“Sudah tidak ada penambahan, sudah selesai. Sampai saat ini, tadi sudah pada pulang,” kata Cepi ketika dihubungi.

Dari data yang diberikan, korban berasal dari tujuh kampung, yaitu Kampung Tugu (11 orang), Cikadu (4), Ciwaru (1), Ciseupan (1), Pasir Malang (4), Ciawitali (9), Citiis (1), dan Cisuren (1). Mereka mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, demam, sakit perut, dan badan lemas.

Berita Lainnya  Berenang di Empang, 2 Bocah Meninggal Tenggelam dan 1 Selamat

Korban dari empat Sekolah
Cepi membenarkan bahwa anak-anak yang mengalami keracunan berasal dari empat sekolah dasar yang berbeda.

“Betul dari empat sekolah,” ujar Cepi.

Ia menambahkan, petugas kesehatan sudah melakukan penanganan aktif dengan sistem jemput bola sejak malam kejadian.

“Saya melihatnya ke usia dan lokasi. Tapi malam sudah ditangani semua, jemput bola,” katanya.

Saat ditanya apakah keracunan ini bersumber dari makanan MBG, Cepi menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan. Berbagai sampel telah dikumpulkan dan dikirim untuk pemeriksaan laboratorium.

Berita Lainnya  Kebakaran Hebat Hanguskan 70 Rumah Adat di Sukabumi

“Belum ada pembuktian, jadi harus ada penilaian dulu dari sampel. Segala kemungkinan kami ambil. Sampel makanan MBG diambil, air juga diambil. Kemungkinan kan banyak, dari air bisa, dari cuaca juga bisa. Jadi semua diambil sampelnya. Nanti bisa ketahuan dari hasil labnya,” tutur Cepi.***

Sumber : CNN Indonesia

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak – Jakpus

JAKARTA - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari peristiwa kericuhan maut di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Ketujuh tersangka ditetapkan atas perusakan gerobak...

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Hukum

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan