Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Dedi Mulyadi Sempat Larang Anak dan Menantunya Buat Kegiatan Makan Gratis Warga

GARUT – Sehari sebelum peristiwa tewasnya tiga orang di kegiatan makan gratis bertajuk pesta rakyat di syukuran pernikahan anaknya Maula Akbar dan menantunya Wabup Garut Putri Karlina, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengaku sempat melarang kegiatan tersebut.

Karena acara yang disetujuinya hanya kegiatan resepsi pernikahan dan kegiatan bertemu dengan warga Garut pada Jumat (18/7/2025) malam. Selain dari pada kegiatan mengundang para Kepala Desa Garut, Karawang, Purwakarta dan Bekasi pada jumat sore.

Berita Lainnya  Siswa SMPN 3 Wates Dua Kali Keracunan MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan

“Acara makan bersama warga ini saya termasuk dua kali melarang. Saya bilang tidak boleh membuat kegiatan yang mengundang warga, karena nanti tidak akan bisa diprediksi jumlah orang yang hadir,” tutur KDM, saat berada di rumah sakit Garut.

KDM mengaku tidak tahu ada acara makan gratis bersama warga. Ia mengaku kaget ketika mendengar kabar ada 3 orang tewas dalam kegiatan tersebut.

Namun demikian, karena peristiwa ini sudah terjadi, KDM mengaku akan bertanggungjawab atas kegiatan yang dilakukan anak dan menantunya tersebut.

Berita Lainnya  Ricuh Pengamanan Aset Pemkot Bukittinggi, Dosen hingga Security UFDK Alami Luka-luka

“Ya sudahlah, meskipun itu dilarang dan tanpa sepengetahuan orangtuanya tetap dilaksanakan, sebagai orangtua harus bertanggungjawah atas apa yang dilakukan anaknya,” kata KDM.

Sebelumnya diberitakan, kegiatan makan gratis yang menimbulkan kerumunan dan desakan warga yang tidak terkendali ini menyebabkan tiga orang tewas.

Yaitu dari mulai korban anggota kepolisian hingga anak-anak. Adapun korban jiwa yang terkonfimasi meninggal runia adalah :

– Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri
– Dewi Jubaedah (61)
– Bripka Cecep Saeful Bahri (39)

Berita Lainnya  Korban Keracunan MBG di Kulon Progo Jadi 105 Orang, dari Siswa, Bumil hingga Busui

***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ditabrak Minibus, Pemotor Ayah dan Putrinya Tewas Sampai Terpental ke Atap Bengkel

CILEGON - Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut melibatkan pengendara sepeda motor dan minibus di kawasan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (27/7/2026). Insiden mengerikan...

Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersih-bersih internal lembaga dengan memberhentikan ratusan pegawai yang diduga melakukan pelanggaran disiplin. Selain itu, sembilan aparatur sipil negara (ASN)...

Polisi Tetapkan 7 Tersangka dalam Kasus Bentrokan di Tambak – Jakpus

JAKARTA - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka dari peristiwa kericuhan maut di kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Ketujuh tersangka ditetapkan atas perusakan gerobak...

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Hukum

Kasat Narkoba Tangsel dan Anak Buahnya Terlibat Penyalahgunaan Narkotika

JAKARTA - Bareskrim Polri menyebut Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), AKP Pardiman terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis etomidate. Etomidate adalah obat bius medis kuat...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan