Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Bangli di Bantaran Kali Babelan Dibongkar, Warga : Saya Menyesal Pilih Dedi Mulyadi

BEKASI – Bangunan liar (bangli) di bantaran kali dan pempadan jalan di Kampung Pulo Timaha, Babelan bakal dibongkar Satpol PP Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, besok Rabu (9/7/2025).

Pembongkaran ini merupakan tahap lanjutan setelah pemberian surat peringatan pertama pada pekan lalu dan surat peringatan kedua, hingga surat peringatan ketiga.

Demikian yang disampaikan Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Surya Wijaya, Minggu (6/7/2025).

“Peringatan ketiga akan kita berikan pada hari Senin, kemudian pemberitahuan penertiban akan kita sampaikan. Hari Rabu-nya akan dilaksanakan eksekusi,” ujarnya, dikutip dari TribunBekasi.com.

Ia menuturkan, penertiban ini akan difokuskan di sepanjang Jalan Pulau Timaha, Kampung Bogor dan wilayah Pulau Timah Vila Indah.

Total ada 400 bangunan liar yang jadi target pembongkaran.

Diketahui, pembongkaran ini merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang sebagai program pengendalian banjir oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Waspada! Karawang Urutan Ketiga Kasus HIV, Setelah Sukabumi dan Bogor

“Kegiatan penertiban bangli ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi mengendalikan banjir, mengingat wilayah Babelan termasuk kawasan rawan banjir,” katanya.

Nantinya, sebanyak 74 personel Satpol PP bakal diterjunkan ke lapangan bersama dengan TNI dan Polri.

“Harapan kami, warga bisa membongkar sendiri bangunan sebelum kami lakukan pembongkaran paksa,”

“Ini demi kebaikan bersama,” katanya.

Pasangan suami istri bernama Narulloh (47) dan Dahromi (43) jadi warga Kampung Pulo Timaha, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi yang ikut terdampak penertiban.

Rumahnya yang berdiri di atas tanah negara terancam dibongkar besok, Rabu (9/7/2025).

Keduanya mengaku menyesal telah memilih Dedi Mulyadi saat Pilkada Jawa Barat 2024 lalu.

Penyesalan tersebut keluar setelah keduanya mendapatkan kabar rumahnya bakal dibongkar.

“Kalau rasa menyesal, saya menyesal banget saya milih dia, Pak KDM (Dedi Mulyadi),” kata Dahromi saat ditemui di kediamannya, Senin (7/7/2025).

Berita Lainnya  Polemik Theatre Night Mart, Pengamat: Pemkab-DPRD Dikibulin Pengusaha

Dahromi merasa tak dihargai sebagai warga negara setelah Dedi Mulyadi terpilih, ia juga meminta gubernur Jabar tersebut untuk mendengarkan keluhan dari warga yang rumahnya akan dibongkar.

“Saya merasa enggak dihargain sebagai manusia, sebagai warga Indonesia,”

“Saya sebagai rakyat kecil, seharusnya didengar rakyat kecil kayak mana, usahanya kayak mana,” ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Pembongkaran Bangli Sudah Berlangsung

Diketahui, pembongkaran bangunan liar atau bangli ini sudah berjalan sejak awal tahun 2025 lalu.

Pada Maret 2025 lalu, puluhan bangli di bantaran Kali Sepak Desa Srimukti dan Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi dibongkar aparat gabungan.

Berita Lainnya  Peringati May Day, Ribuan Buruh Purwakarta Bergerak ke Jakarta

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang pada April 2025 lalu mengatakan, penertiban bangli ini merupakan kebijakan dari pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi lahan.

“Penertiban bangli ini adalah bagian dari kebijakan pemerintah daerah untuk mengembalikan fungsi lahan sebagaimana mestinya,” ujar Ade pada Rabu (23/4/2025).

Mengutip TribunBekasi.com, langkah ini merupakan bagian dari penegakan aturan dan pendekatannya harus tetap mengedepankan sisi edukatif dan kemanusiaan.

“Banyak bangunan liar yang sudah berdiri belasan bahkan puluhan tahun,”

“Kita harus memberi pemahaman bahwa tanah itu milik negara dan harus dikembalikan fungsinya,” jelasnya.

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ustaz di Purwakarta Diduga Cabuli Murid, Polisi Sebut Ada 6 Korban di Bawah Umur

PURWAKARTA - Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang ustaz yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di sebuah majelis taklim tempatnya mengajar. Kasat Reskrim...

LMP dan Brigez Kembali Sambangi Kejari Bekasi, Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi dan TPPU Dirut PDAM Tirta Bhagasasi

BEKASI – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) bersama Brigez, menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Bekasi untuk memfollow-up laporannya pada 20 April 2026 lalu. Kedatangan...

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan