Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Eks Wabup Sebut Belum Ada Terobosan Program Bupati Ade Kuswara Kunang

BEKASI – Eks Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja menyebut, sampai saat ini belum ada terobosan program pembangunan yang dilakukan Bupati Ade Kuswara Kunang.

Adapun penertiban bangunan liar (bangli) hingga normalisasi kali sebagai langkah pencegah banjir, itu semua merupakan program terobosan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang diteruskan Pemkab Bekasi.

Dilansir dari RadarBekasi.id, awalnya Rohim menanggapi soal pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D), Dewan Penasihat, dan Staf Khusus dinilai tidak terlalu penting untuk mendukung kinerja Bupati Bekasi.

“Menurut saya (pembentukan itu) tidak begitu penting,” kata mantan Wakil Bupati Bekasi, Rohim Mintareja, kepada Radar Bekasi, Kamis (3/7/2025).

Namun, ia menekankan jika tetap dibentuk, sebaiknya diisi oleh orang-orang berkompeten di luar partai politik agar tidak terkesan sebagai ajang balas budi.

Berita Lainnya  Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

“Cuma kalau mau dibentuk isinya harus orang-orang yang berkompeten, dari akademisi, ahli-ahli. Jangan dari orang-orang politik, jadi terkesan politik balas budi,” katanya.

Pernyataan itu merespons beredarnya SK Bupati Bekasi Nomor 100.3.3.2/KEP.261-UM/2025 tentang pengangkatan Dewan Penasihat dan Staf Khusus yang ditandatangani Bupati Ade Kuswara Kunang pada 11 April 2025.

Dalam surat tersebut, posisi Ketua Dewan Penasihat diisi oleh Rieke Diah Pitaloka, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. Sedangkan struktur TP2D, yang belum disahkan, dikabarkan akan diketuai oleh Cecep Noor, Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi.

“Jangan yang latar belakangnya dari politik, nanti programnya dipolitisir lagi,” sambung politikus yang sempat menakhodai DPC Partai Demokrat dan DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi ini.

Berita Lainnya  62 Tahun Golkar, Menguji Kembali Politik Karya di Tengah Krisis Kepercayaan

Ia membandingkan dengan masa kepemimpinannya bersama Bupati Neneng Hasanah Yasin pada 2012–2017. Saat itu, menurutnya, mereka bekerja tanpa staf khusus, dewan penasihat, atau TP2D, namun hasilnya nyata.

“Dulu Bu Neneng nggak pakai staf khusus, dewan penasihat, maupun TP2D. Tapi buktinya bisa membangun stadion, infrastruktur jalan semua dirapikan sampai ke Muaragembong,” ujarnya.

“Angka kemiskinan dan pengangguran juga menurun. Itu berdasarkan data, bukan saya mengada-ngada. Cuma sayangnya, Bu Neneng itu keceletot (ditangkap KPK) di periode keduanya,” imbuhnya

Menurut Rohim, kunci utama dalam kepemimpinan ialah keberanian dan kemampuan menjalankan visi-misi saat kampanye. Ia juga menyoroti persoalan kemiskinan dan pengangguran yang harus menjadi fokus utama bupati.

“Program kesehatan, pendidikan, paling penting. Perbanyak beasiswa, karena banyak anak-anak yang berprestasi di Kabupaten Bekasi ini tidak punya biaya, akhirnya tidak bisa melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

“Sekarang yang harus diperbanyak infrastruktur pendidikan dan kesehatan. Kalau infrastruktur jalan saya lihat sudah bagus,” jelasnya.

Hingga saat ini, Rohim menilai belum terlihat terobosan baru dari Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Dia beranggapan, penertiban bangunan liar (bangli) dan normalisasi merupakan gebrakan Gubernur Jawa Barat, sedangkan daerah hanya melanjutkan.

Sementara untuk kegiatan Job Fair, sampai sekarang dinilai belum terlihat hasilnya. Dari informasi di lingkungan rumahnya, remaja yang melamar di Job Fair belum ada yang diterima bekerja. (pra)

Sumber : RadarBekasi.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan