Selasa, September 15, 2026
spot_img

Viral Video Wanita Bekasi Marah-marah Dilecehkan di Jalan Umum

BEKASI – Sebuah video yang menunjukkan dugaan pelecehan terhadap seorang wanita di Tambun, Kabupaten Bekasi, ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang wanita meluapkan kemarahannya kepada seorang pria yang disebut telah melakukan pelecehan fisik.

Kejadian ini terekam pada Kamis (10/7/2025). Dalam video, wanita tersebut terdengar berteriak kepada seorang pria yang hendak menaiki sepeda motor. Wanita tersebut mengungkapkan bahwa pria itu telah memegang bagian belakang tubuhnya di tengah jalan umum.

Kalimat bernada emosi terdengar dalam video, saat wanita itu memaki pria yang dituduh telah melecehkannya. Wanita itu menyebutkan bahwa tindakan pria tersebut telah dilakukan di depan orang banyak yang sedang melintas di lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Bawa 243 Orang, Kapal Feri Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

Sementara itu, pria yang dituduh melakukan pelecehan mencoba menjawab dengan mengatakan bahwa dirinya hanya ingin berjalan di lokasi tersebut.

Pernyataan pria itu tidak membuat wanita tersebut berhenti memarahinya, bahkan wanita itu kembali menegaskan bahwa dirinya merasa dilecehkan.

Usai perdebatan di lokasi, pria tersebut kemudian terlihat meninggalkan lokasi dengan dibonceng oleh pria lain menggunakan sepeda motor, sedangkan wanita diduga korban masih berada di lokasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Mustofa memberikan keterangan bahwa pihak kepolisian telah mengetahui adanya video yang beredar di media sosial tersebut. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penelusuran untuk memastikan kebenaran peristiwa yang terjadi dalam video.

Berita Lainnya  Pamit Jadi Panitia Agustusan, Pemuda di Karawang Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Kombes Mustofa menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima oleh Polsek Tambun maupun Unit PPA Polres Metro Bekasi dari wanita yang disebut sebagai korban dalam video tersebut.

Pihak kepolisian akan terus memantau perkembangan informasi terkait kasus ini dan akan memberikan kabar terbaru kepada masyarakat apabila terdapat perkembangan dalam proses penelusuran.

Upaya klarifikasi dan penelusuran ini dilakukan sebagai bagian dari langkah untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan perlindungan hukum kepada setiap warga yang mengalami dugaan tindak pidana di wilayah Kabupaten Bekasi.***

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

Sumber : PikiranRakyat
Foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

JAKARTA - Fenomena langit malam berupa bulan sabit yang tampak berdampingan dengan sebuah titik cahaya terang di langit pada Senin (14/9/2026) malam, akhirnya terjawab....

Purbaya Dicopot dari Jabatannya Saat Rapat Bersama Komite IV DPD RI, Digantikan Suahasil Nazara

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat panggilan telepon penting dari Istana dan meninggalkan ruang rapat gabungan di Kompleks Parlemen pada Senin, 14...

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

Mantan Bupati Bekasi Divonis 6 Tahun Penjara, Bayar Rp 10,4 Miliar, Hak Politik Dicabut 10 Tahun

BANDUNG - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang divonis enam tahun penjara dalam perkara tindak pidana korupsi. Putusan dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung...

Setelah Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan Badami-Loji, Warga Karawang Selatan Demo Dedi Mulyadi

KARAWANG - Setelah sebelumnya melakukan aksi tanam pohon pisang di Jalan Badami-Loji, kini warga Karawang Selatan melakukan aksi demonstrasi terhadap Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

KPK Tangkap 17 Orang Terkait Pengurusan HGB di Kabupaten Bogor

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 17 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Jabodetabek, pada Senin (14/9/2026). Beberapa di antaranya ada Direktur...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan