Rabu, April 1, 2026
spot_img

Baru Pulang Sekolah, Bocah 7 Tahun Dicabuli di Kebun Sawit

MEDAN | OPINIPLUS.COM | – Kamis (19/12/2024), sekitar pukul 11.00 WIB, seorang bocah perempuan yang baru berusia 7 tahun di Kabupaten Simalungun – Sumatera Utara mengalami pengalaman nahas.

Baru saja pulang sekolah, Mawar (nama samaran) dicabuli oleh seseorang di area perkebunan sawit di Desa Baliju, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Kasus ini diketahui, saat Mawar menceritakan kisah malangnya kepada sang ayah. Mawar ditarik paksa ke area perkebunan sawit oleh pelaku berinisial JPS (44).

Sang ayah yang emosi dengan tindakan pelaku, akhirnya mengajak putrinya untuk sama-sama mencari pelaku. Namun pelaku tak ditemukan di lokasi kejadian.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Minggu 22 Desember 2024, pukul 18.00 WIB, warga melihat pelaku. JPS pun langsung diamankan.

Menerima laporan masyarakat, Polsek Tanah Jawa turun langsung ke lokasi untuk mengamankan JPS yang merupakan warga Desa Sinaksak, Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

“Petugas berhasil mengamankan tersangka, dan langsung membawanya ke Polsek Tanah Jawa, untuk pengamanan sementara,” kata Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Rabu (25/12/2024).

Kemudian Polisi menggelandang pelaku untuk proses penyelidikan lebih lanjut ke Polres Simalungun. Sementara, korban beserta keluarganya menyusul untuk membuat laporan pengaduan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Simalungun.

“Kasus ini sudah ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi kejadian,” ujar Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra.

Polisi juga akan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan aksi biadab pelaku. “Mengumpulkan alat bukti yang diperlukan,” tuturnya.

Polisi mengapresiasi masyarakat yang secara cepat melaporkan kejadian tersebut, sehingga pelaku bisa segera diamankan. (DBS)

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dugaan Korupsi Pengadaan Meubelair Rp 33 Miliar, Disdik Kota Bekasi Didemo

KOTA BEKASI - Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Front Pemuda Pembebasan Kota Bekasi kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas...

Panic Buying, Warga Purwakarta Mengular Antre Isi BBM

PURWAKARTA - Kepanikan warga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Purwakarta, Selasa (31/3/2026) malam. Antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda...

Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

BEKASI - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) segera disahkan menjadi...

Polemik Dugaan Pungli Layanan Parkir Berlangganan, Komisi II : ini Baru Wacana, Belum Realisasi

KARAWANG - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus diterapkannya kebijakan 'Layanan Parkir Berlangganan', Komisi II DPRD Karawang menyebut jika aturan retribusi parkir tersebut...

Ancam dan Peras PNS, Oknum Wartawan di Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Polres Subang mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan/atau pengancaman yang terjadi di lingkungan Kantor Bidang Panwasrik Bapenda Subang. Kasus ini melibatkan...

Hukum

Kejari Subang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

SUBANG - Pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (Inkrah) dilakukan Kejaksaan Negeri Subang, Senin (30/3/2026). ‎ ‎Kepala Kejaksaan Negeri Subang,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan