Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Kasus Kematian Karyawati PT. Chang Shin, RDP Sepakati Bentuk Tim Pencari Fakta Libatkan Kemenkes

Komisi IV DPRD Karawang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti kasus kematian, Kintan Juniasari, karyawati PT. Chang Shin Indonesia, usai menjalani operasi jari tangan di RS Fikri Medika, setelah mengalami kecelakaan kerja.

Bertempat di ruang rapat DPRD Karawang, RDP ini dihadiri Komisi IV, perwakilan RS Fikri Medika, manajemen PT. Chang Shin Indonesia, Dinas Kesehatan, serta keluarga korban yang didampingi kuasa hukum, Jumat (2/5/2025).

Sekretaris Komisi IV DPRD Karawang, H. Asep Syarifudin menyampaikan, RDP membahas persoalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT. Chang Shin Indonesia, hingga peristiwa dugaan malpraktek RS Fikri Medika.

Berita Lainnya  Dikonfrontir di RDP Komisi I, KIIC 'Malu-malu Kucing' untuk Akui Pelanggaran Tumpang Tindih Ratusan Hektar Lahan Industri dengan Kawasan Hutan

RDP menghasilkan kesepakatan dibentuknya Tim Independen Pencari Fakta. Yaitu dimana Komisi IV berharap tim ini bisa dibentuk dalam jangka waktu seminggu ke depan yang melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja yang dalam hal ini UPTD Pengawasan, hingga tim ahli kodekteran anastesi.

“Nanti hasil kerjanya, Tim Ahli ini akan melaporkan ke DPRD Karawang, agar permasalahannya clear,” tutur Asep Ibe (sapaan akrab).

Direktur LBH Cakra Indonesia, Hilman Tamimi yang dalam hal ini tim kuasa hukum keluarga korban menyampaikan apresiasi atas RDP yang digelar.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Pasalnya, hasil RDP sesuai dengan harapan keluarga korban, yaitu dibentuknya Tim Independen Pencari Fakta. Terlebih, tim ini akan melibatkan Kemenkes melalui Komite Nasional Keselamatan Pasien.

“Persoalan ini harus terang benderang, karena sudah menjadi konsumsi publik hingga tingkat nasional,”

“Harapannya bukan hanya untuk persoalan hari ini, juga sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di Karawang ke depan,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan