Jumat, Mei 22, 2026
spot_img

Modus Jual Air Mineral ke Sopir Truk, Polsek Jalancagak Amankan 10 Orang Pelaku Pungli

Maraknya praktik pungutan liar atau pungli di Jalancagak Subang membuat pihak kepolisian turun tangan.

Polisi, dipimpin langsung Kapolsek Jalancagak, Kompol Dede Suherman, turun langsung bersama jajaran anggotanya melakukan langkah preemtif, preventif serta penindakan kepada para pelaku yang diduga melakukan praktek premanisme dan pungli, Senin (21/05/25).

Dede Suherman  menjelaskan langkah tersebut dilakuan setelah banyaknya laporan dari warga masyarakat, khususnya supir truk, yang merasa keberatan atas banyaknya keberadaan pos-pos yang mengatasnamakan organisasi lingkungan dengan dalih menjual minuman mineral dan kemasan yang menjual dengan cara memaksa dengan harga tidak wajar.

“Dengan adanya Surat Edaran Gubernur Jawa Barat nomor 37/HUB.02/Kesra tentang penertiban jalan umum dari pungutan atau sumbangan masyarakat kami mendukung dalam pemberantasan pungsi serta premanisme,” Kata Kompol Dede Suherman

Polsek Jalancagak juga langsung merespon cepat adanya laporan masyarakat terkait masih maraknya pos-pos  lokasi pungli dengan modus menjual air mineral dengan harga tak wajar kepada para sopir truk.

“Jajaran Polsek Jalancagak berhasil mengamankan 10 orang beserta barang bukti  uang dan air mineral yang diduga melakukan pungutan liar di jalan desa Bunihayu Kecamatan Jalancagak Subang,”

“Sepuluh warga yang kita amankan tersebut, diduga lakukan pungli dengan modus menjual air mineral dengan harga tidak wajar dan memaksa kepada para sopir truk,” ujar Dede.

Jajaran Polsek Jalancagak juga  terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak takut melaporkan setiap bentuk pemerasan dan gangguan yang dilakukan oleh oknum tertentu demi keamanan dan ketertiban.

“Kepada masyarakat, terutama para pelaku usaha, agar melaporkan jika mengalami tindakan pemerasan atau intimidasi serta kepada siapapun agar segera menghentikan kegiatan-kegiatan pungutan liar, premanisme serta kriminal lainnya,” katanya. (*)

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

2 Buruh Tani di Pantura Subang Tewas Tersambar Petir

SUBANG - Nasib nahas menimpa dua orang buruh tani asal Desa Cigugur, Kecamatan Pusakajaya, Subang, yang kehilangan nyawa akibat tersambar petir saat bekerja memanen...

Isu Teror Pocong di Tanggerang, Polisi Imbau Warga Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan

TANGGERANG - Isu liar teror 'pocong' mencuat di bilangan Tangerang. Isu itu menyebutkan adanya pocong tipuan meneror warga di Kecamatan Rajeg, Tangerang, Banten. Heboh isu...

Dana Bantuan Provinsi Turun Drastis, Anggota DPRD Sukabumi Kritik Dedi Mulyadi

SUKABUMI - Transfer keseluruhan dana dari pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Kota Sukabumi turun drastis di periode Dedi Mulyadi. Hal itu diungkap oleh anggota DPRD...

Mangkir dari Panggilan DPRD Karawang, Koperasi Pindo Deli Siap-siap Dipolisikan

KARAWANG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi II DPRD Karawang, Kamis (21/5/2026). RDP ini membahas persoalan aduan puluhan eks anggota Koperasi PT. Pindo...

GRIB Jaya Dukung Kejari Karawang Bongkar Korupsi, dari Mulai Pokir Dewan hingga Jual Beli Proyek Dinas

KARAWANG - Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) mendukung langkah penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, khususnya dalam penanganan kasus dugaan ...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan