Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Ketua DPRD Karawang Desak Pencairan ‘Uang Kadeudeuh’ Korpri

Kepala BKPSDM Karawang, Asip Suhendar terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Karawang secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Karawang periode 2025-2030, di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, Senin (21/4/2025).

Terpilihnya Asip diminta agar dapat menyelesaikan masalah pencairan uang kadeudeuh para pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang tertunda selama beberapa tahun terakhir.

“Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan oleh dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru. Salah satunya masalah pencairan kadeudeuh para pensiunan PNS yang sudah lama tertunda,” kata Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin.

Berita Lainnya  Komisi XIII DPR Semprot Pigai karena Mendadak Usulkan Tambahan Anggaran di Tengah Rapat

Pria yang akrab disapa HES ini mengungkapkan, dirinya mengaku sering menerima laporan para pensiunan PNS yang sudah lama menantikan pencairan uang kadeudeuh dari Dewan Pengurus Korpri Karawang.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta persoalan yang dinilai cukup serius tersebut agar segera dituntaskan oleh pengurus yang baru.

“Masalah pencairan kadeudeuh para pensiunan PNS menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru. Karena hal itu sudah lama dinantikan oleh para pensiunan PNS,” ujarnya.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Paripurnakan Raperda Layak Anak dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Dari informasi yang diperoleh, hingga Desember 2024, jumlah pensiunan PNS 2022-2023 yang belum mendapatkan uang kadeudeuh dari Korpri Karawang mencapai sekitar 700 orang.

Sehingga hak uang kadeudeuh PNS yang belum dibayarkan mencapai sekitar Rp 9,8 miliar.

Kondisi tersebut cukup disayangkan, karena uang kadeudeuh yang harus mereka dapatkan itu sebenarnya hasil tabungan para purna selama mereka aktif menjadi PNS.

“Penyelesaiannya harus cepat, jangan berlarut-larut. Karena mereka (para pensiunan PNS) sangat menunggu mendapatkan uang kadeudeuh itu,” katanya.

Berita Lainnya  Lindungi Tenaga Pendidik, Pemkab - DPRD Bekasi Setujui Raperda Perlindungan Guru

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menyarankan agar Dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru melakukan recovery, untuk kemudian aset tersebut dikonversi untuk menuntaskan persoalan yang terjadi terkait dengan keuangan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan