Rabu, September 16, 2026
spot_img

2 Bocah Kakak-Adik Meninggal Dunia Setelah Kamar Rumah Kebakaran, Benarkah karena Ledakan Charger Handphone?

SURABAYA – Dua bocah kakak-adik di Jalan Simorejo Gang 16, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, dikabarkan meninggal dunia setelah terjadi kebakaran rumah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik pada peralatan elektronik, Minggu (13/9/2026).

Sempat beredar kabar dari warga, jika ledakan dipicu oleh handphone yang sedang diisi daya (charger) dan sedang dimainkan oleh korban.

Namun, dugaan awal dari petugas Pemadam Kebakaran (DPKP) menyatakan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada peralatan elektronik (seperti exhaust fan atau kipas angin) di dalam kamar yang kemudian merembet menyambar kasur, bukan karena ledakan handphone secara spesifik.

Berita Lainnya  Ramai Fenomena Planet Venus Berdekatan dengan Bulan Sabit, ini Penjelasan BRIN

Korban meninggal adalah dua bocah laki-laki kakak beradik berinisial KBA (7 tahun) dan KU (5 tahun).

Saat insiden terjadi pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, kedua orang tua korban sedang tidak ada di rumah karena pergi melayat atau berkunjung ke rumah kerabat. Pintu kamar dilaporkan terkunci dari luar dengan rantai, sehingga kedua korban terjebak di dalam kamar saat api membesar dan asap pekat membubung.

Berita Lainnya  Bawa 243 Orang, Kapal Feri Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

Warga sekitar bergotong royong mendobrak pintu rumah setelah melihat kepulan asap. Saat dievakuasi dari kamar, kedua bocah tersebut sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri akibat menghirup asap pekat dan dinyatakan meninggal dunia. Jenazah mereka kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya.

Kasus ini telah ditangani oleh Polsek Sukomanunggal dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk memastikan penyebab utama kebakaran.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diungkap KDM Terlibat Transportasi Truk Tambang PT. Jui Shin Indonesia, Anggota DPRD Jabar H. Jenal Arifin Sampaikan Klarifikasi

KARAWANG - Atas pernyataan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), soal keterlibatan perusahaan Cipagamas yang bekerja sama dengan PT. Jui...

KDM Ungkap 3 Perusahaan yang Kerjasama dengan PT. Jui Shin Indonesia, Salah Satunya Diduga Milik Anggota DPRD Jabar

KARAWANG - Atas dasar keterbukaan informasi publik, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap penyebab kerusakan jalan Badami-Loji di Karawang Selatan yang menurutnya...

Ratusan Pelajar di Cileungsi – Bogor Jadi Korban Konten Pornografi AI

BOGOR - Ratusan pelajar di salah satu sekolah swasta setingkat SMA di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, diduga menjadi korban penyalahgunaan teknologi artificial intelligence (AI)...

Ribuan Pelajar di Wamena Aksi Tolak MBG : “Kami Minta Sekolah Gratis”

WAMENA - Ribuan siswa-siswi yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) menggelar aksi nasional penolakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Wamena, Selasa...

19 Orang Diamankan KPK, Orang Kepercayaan Nusron Wahid Keruk Puluhan Miliar dari Berbagai Proyek

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan sejumlah oknum di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan