Senin, September 7, 2026
spot_img

Keluarga Terduga ‘Kiyai Cabul’ Tuntut Media Massa Hapus Pemberitaan dan Minta Maaf

PEKALONGAN – Terkait dugaan kasus pencabulan terhadap para santriwati di Pondok Pesantren Padang Ati di Kabupaten Pekalongan, pihak keluarga tersangka Kiyai AKF (58), meminta media massa untuk mengapus pemberitaan dan menuntut untuk meminta maaf.

Sebuah pernyataan dalam bentuk ‘Surat Pernyataan’ yang beredar luas di masyarakat tersebut sangat disesalkan oleh publik, khususnya di kalangan netizen.

Karena alih-alih bukannya menunjukan rasa iba terhadap para terduga korban, pihak keluarga sang kiyai justru dinilai telah menghalangi kebebasan pers yang sudah dilindungi Undang-undang.

Berita Lainnya  Polisi Tetapkan 3 Tersangka dalam Kasus Penggelapan Uang Rp 1,28 Miliar Konten Kreator Vilmei

Meski diduga ada upaya tekanan dari pihak keluarga untuk membungkam narasi pemberitaan, Polresta Pekalongan tetap berkomitmen melanjutkan proses hukum.

Polisi terus mendalami kasus bejat ini demi memberikan keadilan bagi puluhan korban yang telah dilecehkan.

Dilansir dari inikata.co.id, berikut adalah poin-poin tuntutan yang diajukan oleh keluarga pengasuh Ponpes Padang Ati:

1. Menghapus secara permanen seluruh berita yang berkaitan dengan kasus hukum AKF dan institusi Pondok Pesantren Padang Ati.
2. Meminta media massa untuk memberikan pernyataan maaf secara terbuka kepada pihak pengelola pondok pesantren.
3. Mewajibkan awak media untuk datang langsung menemui pengasuh pondok guna menyampaikan permohonan maaf secara formal.***

Berita Lainnya  DPO Narkoba Tewas Usai Baku Tembak dengan Polisi

Ket foto : Terduga pelaku pencabulan Kiyai AKF saat dijemput polisi usai solat idul adha pada Rabu (27/5/2026).

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Kesurupan, Petugas Kebersihan Bandara Soekarno-Hatta Menangis, Tertawa hingga Lompat-lompat Seperti Pocong

TANGGERANG - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang petugas kebersihan (cleaning service) wanita yang diduga mengalami kesurupan dan bertingkah histeris di Terminal...

Apes! Salah Sasaran Malah Palak Mantan Ajudan Dedi Mulyadi, Preman ini Berakhir Diciduk Polisi

PURWAKARTA - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan di sebuah minimarket di Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah diamankan anggota polisi lalu lintas. Pelaku disebut...

Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyatakan kesepakatan untuk menindaklanjuti tuntutan mahasiswa dari Aliansi Malang Bergerak/Amarah Brawijaya guna menghentikan atau mengevaluasi...

Aksi Pengejaran Mobil CR-V Pelaku Tabrak Lari Berlangsung Dramatis, Warga Temukan Plastik Diduga Narkotika

BANJAR - Aksi kejar-kejaran dramatis terjadi di jalanan dari Banjarmasin hingga Kabupaten Banjar pada Minggu petang, 6 September 2026, melibatkan mobil Honda CR-V hitam...

Siswi Berprestasi di Karo yang Keracunan MBG Alami Gangguan Ingatan hingga 70 Persen

KARO - Febiola Br Purba, siswi berprestasi korban dugaan keracuban program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami gangguan ingatan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan