Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Pemkab Karawang Percepat Pembangunan Rumah bagi Warga Terdampak Abrasi dan Banjir Rob

KARAWANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus mempercepat pembangunan rumah untuk masyarakat yang terdampak abrasi dan banjir rob.

Hal ini disampaikan Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, saat melakukan serah terima kunci rumah bagi 21 korban abrasi dan banjir rob, di Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Rabu (6/5/2026).

Bupati Aep menyampaikan, pada tahun 2024 pemda telah membangun 299 unit
rumah, tahun 2025 sebanyak 21 unit, dan tahun 2026 dilanjutkan 14 unit. Sementara untuk penyelesaian akhir direncanakan 38 unit pada 2027.

Berita Lainnya  Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

Selain memastikan percepatan pembangunan rumah, Bupati Aep menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur pendukung seperti masjid, pendopo, dan sarana pendidikan akan segera dilakukan oleh Pemkab Karawang.

“Bismillah bapak-ibu, pembangunan masjid untuk sarana prasarana ibadah segera selesai dan pembangunan fasilitas yang lain akan seger dibangun. Bertahap namun pasti, demi hunian yang lebih aman, nyaman, dan
layak bagi masyarakat terdampak abrasi dan rob,” tutur Bupati Aep.

“Alhamdulillah di 2026 kita anggarkan, mudah-mudahan ini selesai termasuk juga pendopo. Kenapa harus ada pendopo?, jadi kalau misalkan ada kegiatan masyarakat apa-apa jadi mudah,” timpalnya.

Berita Lainnya  Menteri PPN : "MBG Lebih Mendesak Ketimbang Lapangan Kerja"

Bupati Aep juga menyampaikan terkait rencana jangka panjang pemerintah pusat terkait proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall untuk mengatasi masalah abrasi dan banjir rob di pesisir utara.

“Nanti insyaallah jadi tidak ada lagi yang namanya abrasi, tidak ada lagi mungkin nanti banjir rob. Insyaallah selesai semuanya. Ini yang diinginkan oleh Pak Presiden, tentunya ini menjadikan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang skala prioritas,” tandasnya.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan