Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Temuan Komisi II, Layanan Parkir Berlangganan Baru Sekedar Uji Coba

KARAWANG – Terkait dugaan pungutan liar (pungli) ‘Layanan Parkir Berlangganan’ sebagai syarat sebelum mengurus Uji KIR, Komisi II DPRD Karawang mengaku telah melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah mengatakan, berdasarkan keterangan Kepala Dishub Karawang Muhana, layanan parkir berlangganan tersebut baru sekedar uji coba yang sifatnya himbauan. Yaitu dimana setiap kendaraan muatan dikenakan tarif layanan parkir berlangganan sebesar Rp 40 ribu rupiah untuk jangka waktu 6 bulan sekali.

“Jadi tarif sebenarnya setahun itu Rp 80 ribu rupiah. Tapi karena masih uji coba, ditariknya Rp 40 ribu rupiah untuk 6 bulan sekali,” ungkap Mumun Maemunah, Rabu (1/4/2026).

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Namun demikian ketika dikonfirmasi ke Bapenda, Mumun mengungkap jika Kepala Bapenda Karawang mengaku belum mengetahui diterapkannya aturan retribusi parkir untuk layanan parkir berlangganan ini.

Oleh karenanya dalam kesempatan Rapat LKPJ pada Rabu kemarin, Mumun mengaku telah menegaskan kepada Kadishub untuk segera melakukan koordinasi dengan Bapenda untuk menyelaraskan penerapan kebijakan aturannya. Tujuannya, agar tidak terjadi salah persepsi di lapangan.

“Tadi rapat ada Dishub, saya sudah minta kalau mau menjalankan Perda lama pun harus diselaraskan dengan Bapenda selaku dinas atau badan kordinator retribusi,” kata Mumun.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

“Kareba waktu Bapenda saya tanya, mereka gak tahu. Dan harus ada sosialisasi ketika menjalankan Perda. Apalagi terkait uang, agar tidak salah persepsi dan sesuai dengan aturan,” timpalnya.

Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi parkir, Mumun kembali mengulas adanya rencana perubahan Perda Karawang No. 6 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang akan segera dibentuk Pansus. Termasuk untuk menerapkan kebijakan aturan layanan parkir berlangganan.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

“Tetapi nanti saya minta Dishub target PAD-nya jelas dan terukur. Jangan sampai nanti Perda sudah dirubah dan aturan layanan parkir berlangganan diterapkan, tapi retribusi parkir cuma segitu-gitu aja (tidak ada peningkatan). Jadi percuma adanya perubahan Perda, jika retribusi parkirnya gak meningkat,” tegas Mumun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan