Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Temuan Komisi II, Layanan Parkir Berlangganan Baru Sekedar Uji Coba

KARAWANG – Terkait dugaan pungutan liar (pungli) ‘Layanan Parkir Berlangganan’ sebagai syarat sebelum mengurus Uji KIR, Komisi II DPRD Karawang mengaku telah melakukan konfirmasi ke pihak Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah mengatakan, berdasarkan keterangan Kepala Dishub Karawang Muhana, layanan parkir berlangganan tersebut baru sekedar uji coba yang sifatnya himbauan. Yaitu dimana setiap kendaraan muatan dikenakan tarif layanan parkir berlangganan sebesar Rp 40 ribu rupiah untuk jangka waktu 6 bulan sekali.

“Jadi tarif sebenarnya setahun itu Rp 80 ribu rupiah. Tapi karena masih uji coba, ditariknya Rp 40 ribu rupiah untuk 6 bulan sekali,” ungkap Mumun Maemunah, Rabu (1/4/2026).

Berita Lainnya  Ketua DPRD Kota Malang Sepakat Hentikan dan Evaluasi Total Program MBG

Namun demikian ketika dikonfirmasi ke Bapenda, Mumun mengungkap jika Kepala Bapenda Karawang mengaku belum mengetahui diterapkannya aturan retribusi parkir untuk layanan parkir berlangganan ini.

Oleh karenanya dalam kesempatan Rapat LKPJ pada Rabu kemarin, Mumun mengaku telah menegaskan kepada Kadishub untuk segera melakukan koordinasi dengan Bapenda untuk menyelaraskan penerapan kebijakan aturannya. Tujuannya, agar tidak terjadi salah persepsi di lapangan.

“Tadi rapat ada Dishub, saya sudah minta kalau mau menjalankan Perda lama pun harus diselaraskan dengan Bapenda selaku dinas atau badan kordinator retribusi,” kata Mumun.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Setujui Perubahan KUA - PPAS 2026 dan Bahas Raperda APBD 2027

“Kareba waktu Bapenda saya tanya, mereka gak tahu. Dan harus ada sosialisasi ketika menjalankan Perda. Apalagi terkait uang, agar tidak salah persepsi dan sesuai dengan aturan,” timpalnya.

Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi parkir, Mumun kembali mengulas adanya rencana perubahan Perda Karawang No. 6 Tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang akan segera dibentuk Pansus. Termasuk untuk menerapkan kebijakan aturan layanan parkir berlangganan.

Berita Lainnya  Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-393, Karawang Terus Berbenah dan Bangun Infrastruktur

“Tetapi nanti saya minta Dishub target PAD-nya jelas dan terukur. Jangan sampai nanti Perda sudah dirubah dan aturan layanan parkir berlangganan diterapkan, tapi retribusi parkir cuma segitu-gitu aja (tidak ada peningkatan). Jadi percuma adanya perubahan Perda, jika retribusi parkirnya gak meningkat,” tegas Mumun.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Ustaz Das’ad Latif Kritik Keras Buku Islam Ala Prabowo : “Penjilat Luar Biasa itu”

Ustaz Das'ad Latif secara blak-blakan memberikan kritik keras terhadap buku berjudul "Islam Ala Prabowo" yang sempat memicu kontroversi di masyarakat. Dalam salah satu tausiyahnya yang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan