Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Nekat Masuk Tol, Puluhan Truk Sumbu 3 Diputarbalik Petugas

KOTA BEKASI – Petugas gabungan dari Unit Lantas Polsek Rawalumbu dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi bertindak tegas terhadap truk sumbu tiga atau lebih yang nekat melintas menuju Gerbang Tol Bekasi Timur.

Langkah ini diambil menyusul masih adanya pengemudi angkutan barang yang mengabaikan aturan pembatasan operasional selama periode arus balik Lebaran 1447 H.

Kanit Lantas Polsek Rawalumbu, Iptu Asep Triana, menjelaskan bahwa penyekatan dilakukan tepat di akses masuk gerbang tol. Setiap truk besar yang kedapatan melintas langsung diarahkan petugas untuk putar balik.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

“Kami bersama Dishub Kota Bekasi melakukan pengawasan dan penindakan. Truk sumbu tiga yang hendak masuk tol kami putar balik agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” tegas Iptu Asep, Minggu (29/3/2026).

Petugas disiagakan di titik-titik krusial untuk memastikan tidak ada truk besar yang lolos masuk ke ruas Tol Jakarta-Cikampek, yang saat ini tengah diprioritaskan untuk kendaraan pribadi pemudik.

Pembatasan operasional kendaraan angkutan barang ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas Lebaran 2026. Berdasarkan aturan tersebut, truk sumbu tiga atau lebih dilarang melintas mulai 13 Maret hingga 29 Maret 2026.

Berita Lainnya  Kades Sumurkondang Diadukan ke Kementerian Desa

Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan ruang lebih luas bagi arus balik kendaraan pribadi, mengurangi risiko fatalitas kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di jalur padat hingga kelancaran arus arteri.

Pihak kepolisian mengimbau para pengusaha angkutan barang dan sopir truk untuk mematuhi jadwal operasional yang telah ditetapkan pemerintah. Petugas memastikan pengawasan akan terus diperketat hingga masa pembatasan berakhir pada Minggu (29/3/2026) malam ini.***

Sumber : gobekasi.id

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aparat Gabungan Hentikan Galian Tanah Merah Ilegal di Patokbeusi – Subang

SUBANG - Aparat gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, menggentikan aktivitas galian tanah diduga ilegal,...

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hukum

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan