Minggu, September 27, 2026
Google search engine

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG – Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap.

Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi pencurian dengan kekerasan, hanya dalam hitungan hari.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial AR (44) berhasil diamankan pada Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di wilayah Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergis Tim Resmob Sat Reskrim Polres Subang bersama Ditreskrimum Polda Jawa Barat serta dukungan Polres Bogor,” ujar Dony saat konfrensi pers di Mapolres Subang, Kamis (26/3/2026).

Kasus ini mencuat setelah warga menemukan sesosok perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sebuah warung kopi dan karaoke di wilayah Patokbeusi, Selasa (24/3/2026) malam.

Berita Lainnya  FC Seoul Vs Persib 0-1, Gol Tunggal Julio Cesar Bawa Maung Bandung Curi Tiga Poin

Korban diketahui bernama NA (47), warga Tasikmalaya. Saat ditemukan, jasad korban sudah mengeluarkan bau tidak sedap, diduga telah meninggal lebih dari satu hari.

Saksi mata, Ujang Suhana, mengatakan dirinya awalnya diminta seorang pemandu lagu untuk mengecek warung tersebut.

“Saya lihat pintu tertutup tapi lampu dan TV masih nyala. Terus mencium bau tidak sedap, akhirnya saya lapor polisi,” ucapnya.

Petugas dari Polsek Patokbeusi bersama tim Inafis Polres Subang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa pelaku merupakan pelanggan yang kemudian ikut bekerja di tempat usaha korban.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (21/3/2026) pagi. Saat itu, pelaku mendatangi korban yang berada di kamar mandi dan mengajaknya berhubungan intim. Namun ajakan tersebut ditolak.

Berita Lainnya  Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Kapolres menyebutkan, penolakan korban yang menganggap hubungan mereka seperti saudara memicu emosi pelaku.

Dalam kondisi marah, lanjut Dony, pelaku mengambil balok kayu dan memukul kepala korban dari belakang secara berulang hingga korban tak berdaya.

“Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal akibat trauma tumpul di bagian kepala yang menyebabkan perdarahan fatal,” katanya.

Tak hanya menghilangkan nyawa korban, Dony mengatakan, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya dua unit ponsel, uang tunai, jam tangan, tas berisi identitas, serta sepeda motor.

Motor milik korban bahkan sempat digadaikan oleh pelaku di wilayah Cikarang Utara, Bekasi, seharga Rp3,5 juta.

Berita Lainnya  Febrie Adriansyah: "Presiden Dapat Masukan yang Salah soal Perkara Saya"

Setelah itu, pelaku melarikan diri ke wilayah Bogor hingga akhirnya berhasil diringkus polisi.

Kapolres Subang menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kejahatan, terutama yang mengancam nyawa dan harta benda masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” ucapnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan dan menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta menelusuri barang bukti tambahan.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan