Minggu, September 20, 2026
spot_img

Om Zein Tinjau Lokasi Pasca Kebakaran Pasar Rebo

PURWAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Rebo Purwakarta pada Selasa (24/2/2026) dini hari mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab dipanggil Om Zein menegaskan bahwa langkah awal pascakebakaran difokuskan pada identifikasi penyebab kebakaran sebelum dilakukan pembersihan dan penanganan lanjutan.

Binzein menjelaskan, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Ia menerima laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran sekitar pukul 02.45 WIB dan langsung memerintahkan pengerahan seluruh kekuatan yang dimiliki daerah.

“Kita punya delapan unit Damkar dan semuanya kita kerahkan. Karena dirasa masih kurang, kita juga meminta bantuan dari pihak swasta, sehingga total ada 16 unit Damkar yang bergerak,” ujar Binzein saat ditemui Tribunjabar.id usai melihat langsung kondisi Pasar Rebo Purwakarta, Rabu (25/2/2026).

Berita Lainnya  Ratusan Santri Manbaul Hikam - Sidoarjo Keracunan Usai Santap Menu MBG

Dilihat Tribunjabar.id, Binzein turun langsung meninjau lokasi kebakaran Pasar Rebo. Bupati menyusuri area kios yang hangus terbakar, memperhatikan puing-puing bangunan, serta memastikan titik-titik yang masih harus disterilkan untuk kepentingan penyelidikan.

Tak hanya itu, Binzein juga menyempatkan diri menyapa warga sekitar dan para pedagang yang terdampak.

Ia berdialog langsung, mendengarkan keluhan pedagang, serta memberikan penguatan agar para korban tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Dirinya memastikan, pemerintah daerah telah turun langsung ke lapangan, bertemu dengan para pedagang korban kebakaran serta pengurus pasar. Meski demikian, area tertentu masih harus disterilkan karena menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.

Berita Lainnya  Korban Keracunan MBG Sudah Capai 43.838 Orang, JPPI : Seperti Kebal Hukum, Tak Ada Penyedia yang Diproses Hukum

“Langkah kita saat ini adalah mengidentifikasi penyebab kebakaran terlebih dahulu. Ada area yang tidak boleh diganggu sebelum hasil dari kepolisian keluar. Yang terpenting, alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

Sementara itu, Pengurus Ikatan Warga Pasar (Iwapa) Pasar Rebo Bidang Ekonomi, Yayat Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya telah dipanggil ke pemerintah daerah untuk membahas langkah lanjutan pascakebakakaran.

“Langkah awal yang disepakati adalah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium selama sekitar dua sampai tiga hari terkait penyebab pasti kebakaran. Setelah itu, tahap pertama yang akan dilakukan adalah pembersihan limbah-limbah kebakaran,” kata Yayat.

Ia menambahkan, para pedagang terdampak untuk sementara diliburkan dan belum dapat beraktivitas, kecuali pedagang yang berada di luar garis polisi. Akan tetapi, kata dia, para pedagang berharap dapat kembali berjualan di lokasi yang sama setelah proses pembersihan dan perbaikan dilakukan.

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

Terkait dugaan awal penyebab kebakaran, Yayat menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan tim keamanan pasar, titik api diduga berasal dari kios gilingan kelapa.

“Ditemukan sebaran asap yang ditelusuri hingga ke kios kelapa parut. Saat pintu dijebol, api sudah membesar. Kemungkinan besar akibat arus pendek listrik, ditambah mesin yang menggunakan bensin,” ucapnya.***

Sumber : TribunNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan