Jumat, April 17, 2026
spot_img

KDM Tegaskan Agar Kepala Daerah Kelola Anggaran Secara Transparan dan Akuntabel

BEKASI – Safari Ramadan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (20/02/2026) malam, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat.

Agenda yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif dan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadirkan tata kelola yang berpihak kepada rakyat.

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, yang akrab dipanggil KDM ini menegaskan filosofi kepemimpinan sebagai sebuah perjalanan pengabdian yang harus memberi kemudahan bagi masyarakat.

“Sekali lagi, hidup itu adalah perjalanan, maka jalan itu harus mulus dan lurus, dan kalau ada kelokan, kelokannya harus indah,” ujarnya di hadapan ribuan warga.

Ia menjelaskan bahwa tugas menghadirkan kesejahteraan tersebut merupakan tanggung jawab penyelenggara negara yang dalam perspektif Islam dianalogikan sebagai Amilin, yaitu pengelola amanah publik. Menurutnya, pengelolaan dana masyarakat harus dilakukan secara proporsional agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat luas.

Berita Lainnya  Belanja Pegawai Kabupaten Bekasi Membengkak, PPPK Terancam Diputus Kontrak

“Amilin itu tidak boleh terlalu besar mengambil bagian, batasnya sekitar 10 sampai 15 persen. Kalau terlalu besar, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, KDM mengkritisi pola belanja anggaran yang dinilai belum sepenuhnya efektif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan infrastruktur. Ia menyoroti masih adanya Sekolah Dasar yang rusak, fasilitas tidak memadai, hingga keterbatasan tenaga pendidik di sejumlah wilayah.

“Tugas penyelenggara negara itu membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang,” katanya dengan nada tegas.

Ia juga mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran birokrasi untuk mengubah pola pikir dalam mengelola keuangan daerah agar lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, keterbukaan anggaran kepada publik menjadi langkah penting membangun kepercayaan sekaligus mempercepat kemajuan daerah.

“Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian, rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bupati Aep : Kita Bukan Superman, Kita Adalah Superteam

Selain itu, Dedi Mulyadi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari ketaatan terhadap hukum Allah, baik yang tertulis maupun hukum alam. Ia mencontohkan dampak pembangunan yang tidak terkendali di wilayah hulu terhadap potensi banjir di wilayah hilir seperti Kabupaten Bekasi.

“Kalau wilayah pegunungan dibangun hotel dan perumahan semua, airnya jatuh ke mana? Ke Bekasi. Kalau sungainya dangkal dan penuh sampah, banjir tidak bisa dihindari,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur di Tambun Selatan yang dikenal sebagai kawasan padat penduduk. Ia menjelaskan bahwa Desa Sumberjaya memiliki sekitar 120 ribu jiwa dan Kecamatan Tambun Selatan mencapai sekitar 700 ribu jiwa, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pelayanan publik.

“Sebagai Plt Bupati Bekasi, saya mengucapkan selamat Ramadan 1447 Hijriah. Alhamdulillah hari ini kita diberi nikmat sehat sehingga dapat berkumpul dalam Safari Ramadan yang digagas provinsi,” tuturnya.

Berita Lainnya  Wamendagri Sidak Pemkot Bekasi, Tanggapi Kebijakan Tri Adhianto

Ia menambahkan bahwa kehadiran Gubernur secara langsung di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap warga di wilayah padat seperti Tambun Selatan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka.

“Makanya Kang Dedi Mulyadi ingin datang langsung ke sini menyapa masyarakat Tambun Selatan, khususnya warga desa yang sangat padat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mengalokasikan anggaran untuk percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan yang rusak. Proses pergeseran anggaran sedang dilakukan agar program prioritas dapat segera direalisasikan.

“Insya Allah jalan-jalan yang jelek akan dibangun. Kita sedang menunggu pergeseran anggaran agar pelaksanaannya bisa segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terangnya optimistis.***

Sumber : bekasikab.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dalih Ade Kunang : itu Uang Pinjaman Pribadi untuk Lunasi Utang Biaya Pilkada

BANDUNG - Pengakuan mengejutkan keluar dari mult Bupati Bekasi Nonaktif, Ade Kuswara Kunang, yang terseret dalam pusaran suap ijon proyek ratusan miliar di lingkungan...

Kenapa Polri dan TNI Boleh Punya 1.000 SPPG? Ini Penjelasan BGN

JAKARTA - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, mengungkapkan alasan diperbolehkannya pihak Polri dan TNI untuk mengelola 1.000...

Kasus Ijon Proyek Ade Kunang, Anggota Polisi Terima Duit Rp 16 Miliar

JAKARTA - Seorang anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat alias Lippo mengakui menerima uang imbalan hingga Rp 16 miliar. Uang itu terkait proyek-proyek di...

Perang Dingin Abang Ijo dengan Om Zein

PURWAKARTA - Isu dugaan 'perang dingin' antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta belakangan ramai diperbincangkan publik. Namun, Wakil Bupati Purwakarta, Abang ljo Hapidin, secara...

Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

KARAWANG - Aksi pencurian dengan kekerasan alias begal kembali terjadi di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Kali ini, terjadi di Jalan Raya Dusun Tangkil,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan