Rabu, Juli 8, 2026
spot_img

Terdampak Proyek Jalan Tol, Pemkab Bekasi Pastikan Relokasi SDN 03 Ciledug

BEKASI –  Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan relokasi Sekolah Dasar Negeri 03 Ciledug Kecamatan Setu, yang terdampak Proyek Strategis Nasional pembangunan jalan tol telah memasuki tahap penilaian tiga lokasi alternatif, sementara kegiatan belajar mengajar dipastikan berjalan normal, Senin (9/2/2026).

Penegasan tersebut disampaikan usai rapat internal bersama Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja sebagai tindak lanjut perhatian publik terhadap kondisi pembelajaran di sekolah tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya menyampaikan tiga lokasi alternatif relokasi diusulkan pihak sekolah dan pemerintah desa, kemudian dinilai oleh tim terpadu lintas perangkat daerah.

“Prosesnya sudah sampai pada tahap penilaian tiga lokasi alternatif. Dari sekolah dan desa mengusulkan tiga lokasi, dan sekarang sedang dalam proses penilaian,” ujar Hudaya.

Berita Lainnya  Industri Terus Tumbuh, Bupati Subang : "Saya Sedih Masih Banyak Warga Nganggur"

Hudaya menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan parameter teknis dan administratif, mulai dari jarak lokasi dari sekolah lama, kondisi fisik dan kontur tanah, hingga status dan kelengkapan administrasi lahan.

“Ada parameternya, misalnya jarak dari sekolah lama berapa meter, kemudian kondisi tanahnya, kondisi suratnya. Semua itu dinilai, nanti dicari yang nilainya paling tinggi,” jelas Hudaya.

Ia menyebut hasil penilaian akan dilaporkan kepada Pelaksana Tugas Bupati Bekasi untuk ditetapkan melalui Keputusan Bupati sebagai lokasi resmi relokasi SDN 03 Ciledug.

Setelah lokasi ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menyerahkan dokumen kepada Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Jalan Tol untuk ditindaklanjuti.

“Setelah lokasi ditetapkan melalui keputusan bupati, data tersebut akan kami serahkan kepada PPK Pembangunan Jalan Tol untuk ditindaklanjuti, termasuk penilaian aset sekolah lama oleh KJPP dan pembangunan sekolah pengganti,” ujar Hudaya.

Berita Lainnya  SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

Terkait video viral kondisi pembelajaran, Hudaya memastikan kegiatan belajar mengajar SDN 03 Ciledug tetap berjalan normal.

“Kami sudah melaporkan dan menyampaikan data serta foto kondisi terkini. Saat ini kegiatan belajar mengajar berjalan normal,” katanya.

Untuk sementara, pembelajaran dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Setu dengan pengaturan waktu agar proses pendidikan tetap berjalan tertib.

Hudaya menjelaskan pagi hari digunakan oleh Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Setu, sedangkan siang hingga sore digunakan oleh SDN 03 Ciledug.

“Pagi hari dipakai SMP, siangnya sampai sore dipakai SD. Jadi tidak ada penumpukan siswa, dan jumlah peserta didik per kelas tetap sesuai ketentuan,” jelas Hudaya.

Berita Lainnya  Gedung Serbaguna Kampus Unsika 2 Mulai Dibangun

Ia menyebut relokasi SDN 03 Ciledug menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga percepatan penilaian lokasi hingga penetapan keputusan bupati menjadi prioritas.

Rapat internal tersebut dihadiri Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Camat Setu, kepala sekolah SDN 03 Ciledug, serta perangkat daerah terkait lainnya.

Tim relokasi diketuai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi dan melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Bagian Hukum, serta Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.***

Sumber : Diskominfo Kab. Bekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan