Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Banjir di Karawang Makan Korban Jiwa Penyandang Disabilitas

KARAWANG – Banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang memakan korban jiwa. Seorang pemuda penyandang disabilitas mental tewas setelah diduga terperosok dan hanyut di jalanan yang terendam banjir.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Senin (19/1/2026), saat banjir masih merendam permukiman dan akses jalan warga di Desa Karangligar.

“Peristiwa itu terjadi Senin kemarin. Korban bernama Adi Suwardi (29) ditemukan meninggal dunia di sekitar kediamannya, RT 01 Dusun Pangasinan, Desa Karangligar,” ujar Fiki saat dihubungi detikJabar, Selasa (20/1/2026).

Fiki menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan aparat desa. Korban terakhir terlihat sekitar pukul 13.00 WIB tengah berjalan di area banjir setinggi 80 sentimeter menuju kantor desa yang menjadi lokasi pengungsian warga.

Berita Lainnya  Karawang Gaduh Video Diduga Pasangan Muda-mudi LBGT yang Asik Berjoged

“Saat itu Ketua RT dan petugas Linmas melihat korban berjalan sendirian di tengah genangan air. Mereka menegur agar korban kembali ke rumah, namun tidak direspons. Korban justru terus berjalan menjauh,” kata dia.

Fiki mengungkap korban merupakan penyandang disabilitas mental sejak lahir. Warga sekitar telah memaklumi kondisi korban yang memang sulit diarahkan.

“Karena kondisi tersebut, warga menyadarinya. Tak lama, orang tua korban menyadari anaknya tidak ada di rumah, lalu mencarinya dan bertanya kepada Pak RT serta petugas Linmas,” paparnya.

Aparat desa segera meneruskan informasi tersebut kepada tim penanganan banjir yang bertugas di wilayah Karangligar. Seluruh personel relawan pun langsung melakukan pencarian intensif.

Berita Lainnya  Soal Kontroversi 'Map Bertuliskan Bupati Karawang' di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

“Personel di lapangan menyisir area permukiman yang biasa dilewati korban. Namun, hingga sore hari pencarian belum membuahkan hasil,” ucap Fiki.

Dalam pencarian itu, tim menggunakan metode e-SAR dan perahu untuk menyisir jalan yang terendam. Petugas menduga korban terperosok ke bahu jalan yang rusak akibat tergerus banjir.

“Melalui metode e-SAR, jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.12 WIB. Lokasinya tak jauh dari titik terakhir korban terlihat. Bahu jalan di sana memang rusak tergerus banjir,” ungkapnya.

Berdasarkan penelusuran lapangan, korban diduga terperosok ke bahu jalan yang jebol. Jalan tersebut terendam banjir dengan kedalaman sekitar 80 sentimeter dan memiliki arus yang cukup kuat di sisi jalan.

Berita Lainnya  Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

“Kondisi air yang keruh dan arus kuat membuat area tersebut sangat berbahaya bagi pejalan kaki. Minimnya pembatas jalan serta marka pengaman turut memperbesar risiko kecelakaan,” ujar Fiki.

“Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya laten banjir. Kami meminta warga untuk tetap waspada, membatasi aktivitas di area banjir, serta segera melapor jika melihat kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” pungkasnya.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

KARAWANG - Dugaan praktik bermasalah dalam pembiayaan kredit perumahan kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Presiden Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika, Hendra Supriatna, SH.,...

Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa dalam kasus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan