Selasa, Juni 23, 2026
spot_img

Plt Bupati Bekasi Datangi KPK, Komisi I Tegaskan RPJMD Harus Tetap Berjalan

BEKASI – Didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi, Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja dikabarkan mendatangi Gedung KPK pada Selasa (13/1/2026).

Tak ada kaitannya dengan kasus suap ijon proyek yang menjerat Bupati non-aktif Ade Kuswara Kunang. Pasalnya, kedatangan Asep Surya Atmaja ke KPK dalam rangka konsultasi terkait rencana pelantikan pejabat eselon II hasil open bidding.

Sebagai bentuk kehati-hatian, Asep Surya Atmaja memang belum memiliki kewenangan penuh dalam setiap pengambilan keputusan atas kebijakan di pemerintahan Bekasi. Karena statusnya masih sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Menyikapi kabar ini, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin meminta agar Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja untuk tetap fokus menjalankan tugas sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

Ia juga mendorong Plt Bupati Bekasi segera melaksanakan pembangunan infrastruktur dan program sosial yang sudah dianggarkan di APBD 2026. Beberapa program tersebut antara lain terkait kesehatan, pembayaran BPJS, pengadaan obat di RSUD, pembayaran utang operasional RSUD, serta pembangunan infrastruktur sekolah.

Tak hanya itu, Anggota Fraksi Partai Gerindra ini menekankan perlunya percepatan rotasi dan mutasi pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Karena Pemerintahan Kabupaten Bekasi diisi oleh ASN, segera lakukan rotasi mutasi di level ASN sampai eselon IV kalau perlu. Ini butuh penyegaran dan konsepnya adalah pelayanan,” tutur Ridwan Arifin, dilansir dari RadarBekasi.id.

Berita Lainnya  'Nyanyian' Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

Ridwan juga menegaskan Plt Bupati harus memberikan dukungan kepada unsur pemerintahan daerah agar menjalankan tugas sesuai aturan, sehingga sistem pemerintahan tetap berjalan tanpa terganggu kepentingan pribadi.

“Hari ini bukan pribadi yang sedang bernegara, tetapi sistem. Beda halnya dengan kerajaan, kalau kerajaan ketika raja enggak ada, kerajaan bisa kalang kabut. Tapi kalau bicara sistem pemerintahan semua harus jalan, karena sudah ada pos masing-masing,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Plt Bupati yang meminta masukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kelanjutan roda pemerintahan Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

“Langkah yang dilakukan Plt dalam konteks meminta masukan KPK sangat bagus. Kalau perlu juga berkoordinasi dengan Forkopimda, Kejaksaan, Pengadilan, Polres, dan pihak-pihak tertentu lainnya, supaya semua berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ridwan berharap KPK segera memberikan keputusan agar roda pemerintahan Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap KPK segera memberikan putusan, apapun itu dan semoga bisa segera memberikan kepastian, supaya roda Pemerintah Kabupaten Bekasi berjalan,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

KARAWANG - Dugaan praktik bermasalah dalam pembiayaan kredit perumahan kembali mencuat di Kabupaten Karawang. Presiden Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Arya Mandalika, Hendra Supriatna, SH.,...

Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa dalam kasus...

UHC Terancam Dicabut, Ratusan Massa Geruduk Kantor Pemkab Purwakarta

PURWAKARTA - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Organisasi Kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat menggelar aksi damai di halaman kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Purwakarta,...

Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa Nakal

BANDUNG - Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait program sekolah swasta gratis tidak hanya menitikberatkan pada akses pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Gubernur Jawa...

‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Setorkan 41 Nama Tokoh yang Diduga Terlibat Korupsi MBG

JAKARTA - Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya kembali 'bernyanyi' terkait kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengungkap nama-nama baru...

Hukum

Kejari Jaksel Batal Tahan Roy Suryo dan Tifauziah

JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan untuk tidak melakukan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa dalam kasus...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan