Kamis, September 24, 2026
Google search engine

Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Mulai Dibangun

BEKASI – Pemerintah pusat melalui inisiatif Presiden Prabowo Subianto mulai membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi. Program ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas 5,4 hektare yang terletak di dekat Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengungkapkan bahwa progres pembangunan sekolah ini telah mencapai 10 persen. Pembangunan tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun ini, atau sebelum dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.

Pembangunan telah berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, progres telah mencapai sekitar 10 persen, dengan masa kontrak pekerjaan hingga bulan Juli 2026,” kata dia.

Berita Lainnya  Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Endin berharap kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Sekolah ini dirancang untuk menampung siswa dari jenjang SD, SMP hingga SMA dengan target kapasitas sekitar seribu siswa per angkatan. “Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang tertinggal dalam pendidikan dasar,” tambahnya.

Persiapan untuk program ini juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk pendataan calon peserta didik. Dinas Sosial Kabupaten Bekasi telah memulai proses penjaringan peserta dari desil 1 hingga 5. “Sehingga saat nanti dilaunching, kewajiban kita dalam menyiapkan peserta sudah siap,” jelas Endin.

Berita Lainnya  20 Sekolah di Bekasi Ikuti Penilaian Adiwiyata Tahun 2026

Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2. “Kontrak pekerjaannya dimulai sejak 2 Desember 2025 dan akan berakhir pada 29 Juli 2026,” ujarnya.

Setelah selesai, Sekolah Rakyat ini akan langsung digunakan untuk menampung siswa-siswi baru serta siswa dari Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi sebelumnya. Total kapasitasnya direncanakan mencapai seribu siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Berita Lainnya  Gedung Baru SDN Pasirkaliki 1 Diresmikan, Kadisdikbud Wawan : "Pemkab Terus Dorong Mutu Pendidikan"

“Sekolah Rakyat ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, asrama putra dan putri, ruang serbaguna, ruang makan, ruang ibadah, serta fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer, basket, dan lapangan upacara,” ungkapnya,

Tommy juga menambahkan bahwa lahan pembangunan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Bekasi yang nantinya akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial sebagai pihak pengelola. (DIM)

Sumber : BeritaCikarang.com

https://beritacikarang.com/sekolah-rakyat-di-kabupaten-bekasi-mulai-dibangun-targetkan-tampung-1-000-siswa-dari-sd-smp-hingga-sma/

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Muncul Spekulasi Publik Jika WBP yang Kepergok di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Adalah Tersangka Korupsi Jimmy Masrin

ENTAH mana yang harus dipercaya, temuan sidak Ombudsman RI atau pernyataan klarifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kanwil Jabar. Yang pasti temuan fasilitas mewah...

4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim ke UPT SD Negeri 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, batal dibagikan kepada siswa setelah sejumlah guru...

Gak Terima Diputusin, Pria ini Ancam Pacarnya Pakai Badik, Bakal Terima Diputusin Kalau Si Cewek Ngasih Duit Rp 200 Ribu

Pemuda berinisial F (22) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan polisi setelah diduga mengancam mantan pacarnya, AR (19), menggunakan senjata tajam jenis badik. Pelaku...

Pimpinan Ponpes Abul Barokat Bantah Pelecehan Santriwati, Bakal Laporkan Media BBC Indonesia

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Abul Barokat Wannafahat, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahmad Imanuddin Sumar alias AIS atau Abah, menyatakan mundur...

Tanggapi Pernyataan Prabowo, Mahfud MD : “Banyak juga Presiden yang Goblok”

Mahfud MD menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pakar atau profesor "saking pintarnya jadi goblok" tidak etis disampaikan oleh seorang kepala negara. Mahfud MD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan