Selasa, Juni 16, 2026
spot_img

Tuntut Pencairan Rp 14 Juta per Orang, Purna ASN Demo Kantor Pemkab Karawang

KARAWANG – Aksi demonstrasi digelar belasan purna ASN, di depan gerbang kantor Pemkab Karawang, Rabu (31/12/2025). Mereka kembali menuntut dan meminta haknya, agar KORPRI Karawang segera membagikan ‘uang simpanan’ pensiunan ASN sebesar Rp 14 juta per orang.

Dalam orasinya, para pendemo mengancam akan menyegel sekretariat/kantor KORPRI, melakukan demo lebih besar lagi, hingga melaporkan persoalannya ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, apabila tuntutan mereka tidak kunjung direalisasikan.

Emosi para pendemo baru bisa diredam, setelah mereka dimediasi untuk melakukan audiensi dengan Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah dan Ketua KORPRI Karawang, Asip Suhendar.

Usai mediasi, Asip Suhendar menjelaskan, bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi aktual KORPRI Karawang, khususnya terkait keterbatasan keuangan yang ada. Ia menegaskan bahwa kepengurusan KORPRI saat ini merupakan pengurus baru yang menerima limpahan permasalahan dari kepengurusan sebelumnya.

Berita Lainnya  Dilaporkan ke KPK, Mahasiswa Desak DPRD Kota Bekasi Bentuk Pansus Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans

“Kami ini pengurus baru. Tentunya ada permasalahan yang merupakan limpahan dari pengurus lama. Sekarang kami sedang berbenah dan berupaya menyelesaikan persoalan-persoalan ini agar cepat selesai,” katanya, dilansir dari JabarNet.com.

Asip menyampaikan bahwa para purna ASN tetap menginginkan pencairan uang KORPRI sebesar Rp 14 juta per orang. Menindaklanjuti hal tersebut, atas arahan Sekda Karawang akan dibentuk tim khusus untuk membahas persoalan secara menyeluruh.

“Keinginannya masih tetap di angka Rp 14 juta. Makanya tadi atas arahan Pak Sekda akan dibentuk tim, yang diketuai Pak Ape bersama tim Pak Judi. Tim ini akan mulai bekerja pada Januari untuk membahas kemampuan keuangan, aset yang tersedia, serta jumlah purna ASN,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Presiden Prabowo Disarankan 'Puasa Pidato' untuk Redam Kemarahan Rakyat

Asip mengungkapkan, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun terus bertambah setiap tahunnya, sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi KORPRI Karawang.

“Tahun 2025 ini saja sekitar 600 ASN yang pensiun. Tahun depan jumlahnya dipastikan bertambah dan akan lebih besar lagi,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa hak purna ASN tetap diberikan, termasuk bagi purna ASN yang telah meninggal dunia.

“Kalau purna ASN yang sudah meninggal, tetap kami berikan melalui ahli waris,” tegas Asip.

Berita Lainnya  PERADI Minta Kejari Kembalikan Duit Sitaan Rp 101 Miliar ke Kas Daerah, Askun : "Jangan Langsung ke Rekening Petrogas"

Meski demikian, Asip mengakui hingga saat ini pencairan uang KORPRI belum dapat direalisasikan karena keterbatasan keuangan yang tersedia.

“Untuk hari ini memang belum bisa. Januari nanti kami akan duduk bersama lagi, membahas secara rinci berapa jumlah purna ASN, berapa kemampuan keuangan KORPRI, karena uang yang tersedia sementara ini terbatas. Itu kendala utamanya,” pungkasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan bahwa terdapat sekitar 444.000 siswa yang sudah terpetakan dalam...

Kejagung Bakal Periksa Seluruh Pengadaan Barang di BGN, dari Motor Listrik hingga Sepatu

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengaku bakal memeriksa seluruh pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN) buntut dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan...

Disorot Mendagri, Rp 3,5 Triliun Belanja Pegawai Pemkab Bekasi Urutan Kedua Setelah Kaupaten Bogor

BEKASI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sampaikan solusi dan langkah terkait pengeluaran APBD untuk belanja pegawai daerah itu agar...

Bawa Isu Nasional hingga Soroti Kepemilikan SPPG oleh Anggota Dewan, Aliansi Mahasiswa Demo DPRD Kota Bekasi

KOTA BEKASI - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, pada Senin (15/06/26) Kedatangan mereka...

ASN di Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

PURWAKARTA - Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di kediamannya di Jalan Patinggi III,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan