KARAWANG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Karawang beberapa hari terakhir membuat sejumlah wilayah terendam banjir.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, banjir tercatat terjadi di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Karawang.
Tercatat, banjir berdampak pada 2.075 keluarga atau sekitar 6.596 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat 98 balita dan 77 lansia yang masuk dalam kelompok rentan dan membutuhkan perhatian khusus.
Selain itu, sebanyak 1.677 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian muka air mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 3 meter di titik terdalam.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan langkah-langkah penanganan darurat.
Minggu (18/1/2026) malam, terpantau Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah bersama unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau langsung kondisi sejumlah posko pengungsian masyarakat terdampak banjir.
Adapun 2 posko pengungsian yang dikunjungi diantaranya berlokasi di Kelurahan Tanjungpura Kecamatan Karawang Barat, dan Desa Purwadana Kecamatan Telukjambe Timur.
Selain berdialog secara langsung dengan masyarakat, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan, dan kebutuhan masyarakat selama berada di posko pengungsian terpenuhi.
Dalam kesempatan yang sama juga Pemkab Karawang memberikan sejumlah bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di kedua posko tersebut.
Menurut data sementara yang berhasil dihimpun, tercatat sebanyak 643 KK di Kelurahan Tanjungpura dan 36 KK di Desa Purwadana menungsi akibat banjir yang terjadi karena tingginya curah hujan serta mengakibatkan debit air sungai meningkat.
Saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bersama stakeholder terkait, terus berupaya melakukan percepatan penanganan banjir melalui langkah-langkah strategis.***
Sumber : Prokompim Karawang
Ket foto : Sekda Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah sedang berdialog dengan pengungsi banjir.










