Senin, Februari 23, 2026
spot_img

Santri Yatim Dicabuli Pria yang Ngaku Anggota TNI

KOTA BEKASI – Seorang pria berinsial RBP yang mengaku sebagai anggota TNI diduga melakukan aksi pencabulan terhadap santri yang masih berusia 15 tahun. Terduga pelaku bukan merupakan pengurus pondok pesantren (ponpes).

Kasus ini sudah dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi Kota pada Rabu , 11 Februari 2026, dengan nomor laporan polisi (LP) LP/B/506/II/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

“Memang pelaku seakan-akan menyampaikan ke pihak pengurus bahwa dia mengaku anggota TNI, seakan-akan donatur, jadi bisa lebih dekat dengan anak santri, jadi begitu modusnya. Adapun pengakuannya, yang bersangkutan Komcad namun sudah dipecat,” ujar tutur Kuasa Hukum Korban, Mohammad, Senin 23 Februari 2026.

Berita Lainnya  Polisi Selidiki Temuan Cacahan Kertas Diduga Uang yang Buat Heboh Warga Bekasi

RBP beberapa kali melakukan kekerasan seksual terhadap korban dalam kurun waktu tiga bulan. Korban diketahui merupakan anak yatim. Pelaku juga selalu melakukan pencabulan di halaman parkiran sebuah mal di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi.

“Kejadian 10 kali semuanya terjadi di parkiran mal dari Oktober-Desember 2025,” kata dia.

Untuk menutupi aksi bejatnya, pelaku juga kerap memberikan sejumlah uang dan bahkan memberikan handphone kepada korbannya, seolah-olah memberi kesan pelaku peduli terhadap korban.

Berita Lainnya  9 Warga Subang Tewas Setelah Tenggak Miras Oplosan

“Pertama, korban merasa takut karena pelaku mengaku sebagai anggota TNI. Si pelaku masuk seakan-akan sebagai sosok ayah, makanya dikasih HP, dibelikan baju, diajak ke tempat makan mewah, setelah itu dilakukan perkosaan, jadi seperti itu modusnya,” jelas dia

Mohammad mengaku, bahwa korban dan juga pelaku awal bertemu tidak disengaja di depan rumah tahfidz yang tidak jauh dari ponpes.

Pintu masuknya, korban diberikan uang jajan, pada akhirnya diajak ke mal dibelikan baju, makanan. Kemudian, terjadi perkosaan di parkiran mal,” tegas dia.

Berita Lainnya  Didampingi Bupati Aep, KDM Sampaikan Janji Kemen PU untuk Rekonstruksi Jalan Nasional

Kasus ini terkuak saat pengurus pondok pesantren (ponpes) menaruh kecurigaan terhadap kondisi korban. Setelah itu, korban mengungkap perbuatan pelaku.

“Jadi, ketahuannya ialah saat pengurus pesantren ada kecurigaan dengan tingkah laku korban. Akhirnya pihak pesantren meminta HP dan ditemukan chat pelaku yang ada rasa sayang ke korban,” ujar dia. ***

Sumber : pojoksatu.id
Foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Yusril : Tidak Ada yang Kebal Hukum

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa wafatnya AT (14),...

Seharusnya Anaku Kembali ke Pesantren, Bukan ke Pemakaman

SUKABUMI - Awal Ramadan 19 Februari 2026 lalu, seharusnya menjadi hari keceriaan bagi Nizam Syafei (13) untuk kembali ke pondok pesantren setelah dua pekan...

Oknum Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas, Kapolri Janiji akan Proses Hukum

PURWAKARTA - Kapolri Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum Brimob berinisial Bripda MS terhadap seorang siswa berinisial AT (14) hingga meninggal...

Natalius Pigai : Meniadakan MBG Berarti Menentang HAM

JAKARTA  -  Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai berpendapat, pihak-pihak yang ingin meniadakan  program makan bergizi gratis (MBG) dan program kerakyatan lainnya adalah pihak yang  menentang HAM. Pigai menyampaikan...

Menteri HAM : Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan teror yang diterima Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto bukan dari pemerintah. Tiyo...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan