Senin, April 13, 2026
spot_img

Purwakarta Mulai Uji Coba Pendidikan Wajib Militer

Seakan tak terpengaruh dengan pro-kontra yang sedang terjadi, Kabupaten Purwakarta sudah memulai program uji coba pendidikan wajib militer hari ini, Kamis (1/5/2025).

Sedikitnya ada 40 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Purwakarta yang siap masuk ke barak militer.

Adapun lokasinya ada di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, yang terletak di Jalan Raya Sadang-Subang, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Keempat puluh pelajar tersebut bakal menjalani pendidikan berkarakter.

Program tersebut digagas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk membina siswa-siswa yang dianggap “sulit diatur” oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Berita Lainnya  Bupati Aep Lantik Ratusan Kepsek, Tegaskan Program Beasiswa 'Karawang Cerdas' Berlanjut

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, telah meninjau langsung tempat pelatihan tersebut.

Aula The Guner yang akan menjadi pusat aktivitas para pelajar sudah siap.

Mulai dari meja makan berjajar rapi, velbed tersusun rapih sebagai tempat tidur, dan seragam militer ala TNI telah disiapkan untuk dikenakan oleh para peserta.

“Ini untuk anak-anak nakal yang orang tuanya sudah tak sanggup lagi ngurus. Tinggal lapor saja, biar kami yang urus, kami yang latih,” ujar Om Zein.

Berita Lainnya  Sering Terjadi Kriminalisasi Tenaga Pendidik, Kabupaten Bekasi Inisiasi Bentuk Perda Perlingungan Guru

Pelatihan bukan hanya soal disiplin, tapi juga penguatan fisik dan mental.

Para siswa harus menjalani tes kesehatan jasmani, termasuk ujian lari selama 12 menit.

Dari situ, keteguhan hati dan kemauan mereka akan diuji.

“Kalau dia terlatih, dia akan berupaya keras mencapai target. Kalau dia malas, ya akan jalan kaki. Dari situ kami tahu mana anak yang punya semangat dan mana yang butuh dorongan lebih,” kata Om Zein.

Berita Lainnya  Bupati Aep Pasang Badan Lindungi Guru yang Laporkan Kecurangan MBG

Hingga saat ini, 40 siswa telah dikumpulkan dan siap mengikuti pelatihan intensif di barak militer.

Mereka bukan hanya akan diajari baris-berbaris, tetapi juga diajak mengenal arti kedisiplinan, tanggung jawab, dan tekad dalam menghadapi tantangan hidup.

“Persiapannya sudah selesai. Kami siap mendidik mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” tutup Om Zein.***

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan