Minggu, Juni 21, 2026
spot_img

Purwakarta Mulai Uji Coba Pendidikan Wajib Militer

Seakan tak terpengaruh dengan pro-kontra yang sedang terjadi, Kabupaten Purwakarta sudah memulai program uji coba pendidikan wajib militer hari ini, Kamis (1/5/2025).

Sedikitnya ada 40 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Purwakarta yang siap masuk ke barak militer.

Adapun lokasinya ada di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Artileri Medan 9, yang terletak di Jalan Raya Sadang-Subang, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Keempat puluh pelajar tersebut bakal menjalani pendidikan berkarakter.

Program tersebut digagas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk membina siswa-siswa yang dianggap “sulit diatur” oleh lingkungan sekolah maupun keluarga.

Berita Lainnya  Sekolah Rakyat di Bekasi Selesai 20 Juni, Bisa Menampung 1.080 Siswa

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, telah meninjau langsung tempat pelatihan tersebut.

Aula The Guner yang akan menjadi pusat aktivitas para pelajar sudah siap.

Mulai dari meja makan berjajar rapi, velbed tersusun rapih sebagai tempat tidur, dan seragam militer ala TNI telah disiapkan untuk dikenakan oleh para peserta.

“Ini untuk anak-anak nakal yang orang tuanya sudah tak sanggup lagi ngurus. Tinggal lapor saja, biar kami yang urus, kami yang latih,” ujar Om Zein.

Berita Lainnya  KBM Sekolah Rakyat di Bekasi Dimulai Akhir Juni 2026

Pelatihan bukan hanya soal disiplin, tapi juga penguatan fisik dan mental.

Para siswa harus menjalani tes kesehatan jasmani, termasuk ujian lari selama 12 menit.

Dari situ, keteguhan hati dan kemauan mereka akan diuji.

“Kalau dia terlatih, dia akan berupaya keras mencapai target. Kalau dia malas, ya akan jalan kaki. Dari situ kami tahu mana anak yang punya semangat dan mana yang butuh dorongan lebih,” kata Om Zein.

Berita Lainnya  70 Ribu Siswa yang Tak Lolos Sekolah Negeri akan Ditampung di Sekolah Swasta, KDM : Biaya Ditanggung Pemprov Jabar

Hingga saat ini, 40 siswa telah dikumpulkan dan siap mengikuti pelatihan intensif di barak militer.

Mereka bukan hanya akan diajari baris-berbaris, tetapi juga diajak mengenal arti kedisiplinan, tanggung jawab, dan tekad dalam menghadapi tantangan hidup.

“Persiapannya sudah selesai. Kami siap mendidik mereka menjadi pribadi yang lebih baik,” tutup Om Zein.***

Sumber : Tribun

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

Sosok Mahasiswi Cerdas yang Menyita Perhatian Publik JAKARTA - Nama Fatimah Azzahra menjadi perbincangan luas di media sosial setelah tertangkap kamera wartawan saat melakukan orasi...

Roy Suryo dan dr. Tifa Ditahan, Jokowi akan Tunjukan Ijazah Asli di Pengadilan

SOLO - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menanggapi penahanan dua tersangka kasus dugaan fitnah ijazah palsu UGM, Roy Suryo dan dr Tifauzia Tyassuma alias...

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, Total Sudah 6 Tersangka

JAKARTA - Kejagung kembali menetapkan tersangka baru di kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru adalah...

Polisi Masih Upaya Pecahkan Misteri Tewasnya ASN Purwakarta, Ambil Sampel Darah untuk Uji Forensik

PURWAKARTA - Tim penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta bekerja secara sistematis, teliti, dan bertahap dalam menangani kasus misterius kematian Yogi Saleh (40), Kepala...

KPK Putuskan Tidak Lanjutkan Penyelidikan Korupsi MBG

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk sementara waktu tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan