Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Presiden Mau Tindak Jendral Bekingi Tambang Ilegal, Sahroni : “Tangkap-tangkapin Saja”

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Sahroni, menyebut sangat mudah bagi aparat penegak hukum untuk mengusut purnawirawan jenderal TNI-Polri yang menjadi beking tambang ilegal.

Wacana menindak para jenderal yang menjadi beking tambang sebelumnya disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR-MPR, Jumat (15/8/2025).

Sahroni menilai aparat penegak hukum memiliki sumber daya yang cukup untuk mengusut para pensiunan jenderal dalam kasus tambang.

Ia menyarankan agar para pelaku tambang ilegal ditangkap terlebih dahulu.

“Ya bisa, gampang kok. Sangat kelihatan kok. Tangkap-tangkapin saja dulu semua itu (pelaku tambang ilegal),” kata Sahroni saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Berita Lainnya  Korupsi Kementerian ATR/BPN, GRIB Jaya Sebut Duit Rp800 Juta untuk 'Skenario Jebakan' kepada Hercules

Menurut Sahroni, setelah para pelaku tambang ilegal ditangkap, akan terlihat apakah ada dari mereka yang ditahan itu melenggang bebas.

Jika tidak ada, maka mereka kemungkinan tidak mendapat backing dari purnawirawan jenderal TNI-Polri.

“Tapi kalau ada yang keluar kan kelihatan, tinggal disikat. Kalau sudah perintahnya presiden, siapa yang mau berani (lawan) sih? Kita dukung lah,” ujar Sahroni.

Bendahara Umum Partai Nasdem itu mengatakan, keberadaan purnawirawan jenderal TNI-Polri di balik tambang ilegal bukanlah rahasia umum.

Berita Lainnya  Korupsi hingga TPPU, Mantan Bupati Gowa Resmi Ditahan

Menurutnya, pernyataan Prabowo akan memberantas beking oleh jenderal-jenderal itu sudah benar dan didukung oleh Partai Nasdem.

“Sebenarnya gini, itu bukan rahasia umum. Itu sudah pasti ada. Dugaan yang disampaikan Pak Prabowo, ada,” ujar Sahroni.

“Cuma kita bangganya adalah Pak Prabowo sebagai presiden saat ini menindaklanjuti untuk memberantas ini barang,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam pidato kenegaraannya, Prabowo mengingatkan jenderal di TNI-Polri yang terlibat tambang ilegal.

Prabowo menyatakan bahwa pemerintah tidak akan segan menindak mereka meskipun termasuk orang-orang kuat.

“Saya beri peringatan! Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun. Apakah jenderal dari TNI atau jenderal dari polisi atau mantan jenderal? Tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).***

Berita Lainnya  Tak Ada Lagi Dualisme KADIN Karawang, Rafiudin Firdaus Kepemimpinan yang Sah

Sumber : Kompas

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Prabowo Mau Tindak Jenderal Beking Tambang, Sahroni: Gampang, Tangkap Saja Dulu Semua”, Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2025/08/19/16270371/prabowo-mau-tindak-jenderal-beking-tambang-sahroni-gampang-tangkap-saja-dulu.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Tiga Jari Putus Setelah Alami Kecelakaan Kerja, Karyawati di Bekasi Dipaksa Tetap Bekerja, Disodori Surat Perjanjian Tak Menuntut

BEKASI - Nasib pilu kasus kecelakaan kerja dialami oleh Rindi Natasya (22 tahun), karyawati PT Daehyun Bobbin Indonesia yang berlokasi di kawasan Industri Jababeka...

Rp58,7 Miliar Dana CSR Bantu Pembangunan, Kang Jimmy : “Saya Akui Bupati Aep Visioner”

KARAWANG - Berdasarkan data laporan tahun 2025, sekitar Rp58,7 miliar dana bantuan perusahaan/industri melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social...

Menghilang Setelah Penetapan Tersangka Listyo Sigit, Seskab Teddy Akhirnya Muncul Dampingi Prabowo

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya sempat menjadi perbincangan dan dicari publik karena tidak terlihat dalam beberapa agenda kepresidenan di tengah isu...

Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan ijazah S1 miliknya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) saat menjadi saksi kasus fitnah ijazah palsu...

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan