Jumat, Februari 27, 2026
spot_img

PERSIS Ikut Kelola Dapur MBG, BGN Beri Apresiasi

BANDUNG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadang Hindayana mengapresiasi Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, PERSIS telah menjadi pejuang merah putih karena menjadi penyokong utama program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto yang diluncurkan 6 Januari 2025 lalu.

“SPPG PERSIS di Garut menjadi salah satu penyokong program MBG. PERSIS menjadi bagian merah putih saat launching 6 Januari 2026. BGN sangat senang karena PERSIS menjadi partner terbaik bagi kami,” ujarnya.

Hal tersebut diungkapkan saat menghadiri Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) PERSIS dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) PP PERSIS dengan BGN di Dapur SPPG Ciganitri, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin 23 Februari 2026.

Berita Lainnya  Polemik Trans Beken, Sopir Angkot Minta Dirangkul

Secara pribadi dan lembaga, Dadan meyampaikan terima kasih kepada PERSIS yang melalui program kemitraan telah membangun dapur SPPG.

“Hingga saat ini, PERSIS terus membangun dapur SPPG di beberapa titik. Tentunya kami memberikan apresiasi tinggi,” ungkapnya.

Melihat proses yang sudah dilakukan PP PERSIS melalui Yayasan Sabaris Insan Madani, pihaknya sangat tertarik.

Karena menurutnya, PERSIS sangat serius dalam membangun dapur SPPG dengan mengedepankan kualitas dan profesionalisme.

“Hingga saat ini, terdapat 24 ribu SPPG di seluruh Indonesia. Angka tesebut, muncul berkat kemitraan yang sangat baik dengan elemen masyarakat. Karena jika kita langsung yang membangun tidak bisa secepat ini,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag menjelaskan, PERSIS sangat menyambut baik program MBG. Menurutnya, ada 7 poin yang membuat PERSIS menyambut program MBG.

Berita Lainnya  Rekonstruksi Jalan Exit Tol Karawang Barat - Karawang Timur Dimulai Mei 2026

“Di antaranya adalah, MBG ini merupakan program dakwah bilhal, bukan hanya aspek makan tapi pendidikan adab pola makan yang benar. Kesadaran dalam makan adalah rezeki dari Allah Swt,” tukasnya.

Selain itu, program MBG nenjadi media dakwah bilhal yakni menanamkan tanggung jawab kepada petugas SPPG.

Makanan harus sehat, nikmat dan bermanfaat. Tidak boleh ada penyelewengan dan kesalahan. “Poin lain adalah MBG memberdayakan potensi di lingkungan terdekat,” tambahnya.

Disebutkan Jeje, poin selanjutnya adalah pembentukan karakter dan disiplin khusunya adab dan etika makan yang Islami. Pendidikan adab dan etika dengan filosofi makan mengikuti kebutuhan tubuh, bukan keinginan.

Berita Lainnya  Berulang Kali Diperbaiki, Kabel dan Panel PJU di Bekasi Kerap Dicuri

“Terakhir, adalah penguatan kemandirian ekonomi jamiyyah khususnya pesantren. Maka SPPG milik PERSIS dibangun di basis pesantren,” tandanya.

Diakuinya, PERSIS sebagai bagian untuk mensukseskan dan meluruskan program yang baik ini supaya tidak salah paham di masyarakat.

“Kita berkomitmen menyukseskan program MBG ini. Kontribusi PERSIS adalah menyukseskan program yang bagus dan diterima bagus oleh masyarakat, dilakukan dengan tanggung jawab maka akan menghasilkan yang hal yang sangat bagus,” tegasnya.***

Sumber : persis.or.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Om Zein dan Abang Ijo Tak Sekompak Saat Kampanye Pilkada Dulu

PURWAKARTA - Sampai hari ini, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein) belum memberikan pernyataan sedikit pun ke publik, terkait isu disharmonisasi dirinya dengan...

Rusunawa Bakal Disulap Jadi Sekolah Reguler (Sekolah Rakyat Sementara)

KARAWANG - Rencana pembangunan 'Sekolah Rakyat' di Kabupaten Karawang - Jawa Barat akhirnya mendapatkan kabar teranyar, setelah Mensos Gus Ipul dan Mendes Yandri melakukan...

45% Bantuan PKH Tidak Tepat Sasaran, Mensos dan Mendes Validasi DTSEN

KARAWANG - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melakukan melakukan kunjungan kerja ke...

Kenaikan Iuran BPJS Tak Berdampak ke Warga Miskin

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan kenaikan iuran BPJS Kesehatan hanya berpengaruh ke masyarakat kelas menengah ke atas, bukan warga miskin. Pasalnya,...

Bohong Menu MBG Ada Ikan Lele Utuh sama Daging Sapi, Pengamat : Mark Up Anggaran Bisa Dipidana Korupsi

IBARAT kata pepatah : 'Belum lepas dari mulut harimau, sudah masuk ke mulut buaya', begitulah ketika menilik berbagai macam polemik dan kontroversi program Makan...

Hukum

Soal Kasus Mafia Tanah, VinFast Akhirnya Angkat Bicara

SUBANG - Manajemen PT VinFast Automobile Indonesia akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait pusaran kasus mafia tanah di Kecamatan Cibogo yang kini tengah diusut tajam...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan