Sabtu, Februari 28, 2026
spot_img

Parpol Mau Ikut-ikutan Punya Dapur SPPG

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI yang juga Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago sepakat partai politik tak ikut mengelola program makan bergizi gratis (MBG). Irma mengatakan NasDem sebagai institusi tak mempunyai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Sebetulnya persoalan MBG adalah bukan soal siapa yang punya dapur, tapi seberapa profesional dan bertanggung jawab mereka dalam mengelola dapur. Saya pribadi tentu setuju parpol tidak ikut mengelola dapur, karena pada dasarnya institusi pemerintahan pun tidak perlu ikut kelola dapur SPPG,” kata Irma kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Irma mengatakan pihaknya telah mengkonfirmasi ke Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pernyataan partai politik memiliki SPPG. Irma menyebut BGN membantah hal tersebut.

Berita Lainnya  Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Polisi Tahan Anggota DPRD Bekasi Nyumarno

“Saya sudah konfirmasi pada BGN sebagaimana yang dinyatakan pada media, bahwa beliau tidak mengatakan bahwa semua parpol punya SPPG, beliau bilang ‘Saya hanya menyampaikan jawaban terhadap tudingan bahwa SPPG dimonopoli Gerindra’,” ujar Irma.

Ia menyebut tak ada partai politik yang memiliki SPPG. Irma menegaskan NasDem sebagai institusi tidak memiliki SPPG.

Irma berpendapat persoalan MBG bukan terkait siapa pemilik dapur SPPG. Irma menilai kesalahan kerap ditemukan lantaran faktor ketidakprofesionalan dan tanggung jawab masing-masing individu.

“Pada dasarnya tidak ada parpol sebagai institusi yang punya SPPG, jika ada kader sebagai bagian dari rakyat ikut berpartisipasi sebagai pemilik SPPG kan tidak melanggar hukum? TNI dan Polri bahkan korporasi juga banyak memiliki dapur SPPG. NasDem sebagai institusi tidak punya SPPG!” tegasnya.

Berita Lainnya  Bea Cukai dan Bareskrim Bongkar Laboratorium Sabu, 2 Warga Iran Diamankan

Instruksi PDIP ke Kader soal MBG

Sebelumnya, PDIP menginstruksikan seluruh kader agar tidak memanfaatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok. PDIP akan menindak tegas kader yang melanggar aturan.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) tertanggal 24 Februari 2026, yang diterima, Kamis (26/2). Surat tersebut ditandatangani oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Komarudin Watubun.

Dalam surat tersebut, DPP PDIP menegaskan bahwa program MBG dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Termasuk, melalui realokasi anggaran pendidikan nasional yang bersumber dari pajak rakyat.

Berita Lainnya  Wali Kota Bekasi : Ormas Dilarang Sweeping Tempat Hiburan Malam

“Bahwa anggaran pendidikan pada hakikatnya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan pendidikan secara nasional guna mencerdaskan kehidupan bangsa, termasuk diantaranya untuk gaji dan tunjangan tenaga pengajar, peningkatan kapasitas dan kualitas guru, serta penyediaan sarana-prasarana pendidikan.***

Sumber : Detik.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pemekaran Jabar Molor 11 Tahun, PPDOB Surati Presiden dan Mendagri

BANDUNG - Forum Komunikasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PPDOB) Provinsi Jabar serentak bersama kota-kabupaten Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) mengajukan surat...

Piramida Korupsi Pajak-Bea Cukai, Purbaya dan Sri Mulyani Siap-siap Diperiksa KPK

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mau hanya berhenti di level kroco dalam membongkar gurita korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)...

Akhir dari Pelarian Bandar Narkoba Ko Erwin, Ditembak di Kaki karena Melawan Saat Ditangkap

JAKARTA - Pelarian Erwin Iskandar alias Ko Erwin, bandar sabu di Nusa Tenggara Barat berakhir sudah. Ko Erwin akhirnya ditangkap di Tanjung Balai, Sumatera...

Seskab Teddy : MBG di Anggaran Pendidikan Disetujui Banggar DPR, Ketuanya PDIP

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjawab soal polemik dana Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan nasional yang belakangan disorot PDIP. Teddy...

Suap di Bea Cukai Jadi Biang Kerok Maraknya Rokok Ilegal

JAKARTA - KPK telah menahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo, terkait kasus suap importasi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan