Minggu, April 12, 2026
spot_img

KAHMI Desak APH Selidiki Dugaan Ijon Pokir Anggota DPRD Karawang

KARAWANG – Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Karawang, Muslim Hafidz M.Si mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan penyelidikan, apabila benar terjadi praktik ijon terhadap dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Karawang.

Menurut Muslim Hafidz, pokok pikiran DPRD sejatinya merupakan instrumen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong pembangunan daerah, bukan dijadikan ruang transaksi yang berpotensi merugikan kepentingan publik.

“Jika memang benar terjadi praktik ijon pokir di lingkungan DPRD Kabupaten Karawang, maka aparat penegak hukum harus segera turun tangan untuk menyelidiki dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat,” tegas lulusan Magister Manajemen Pembangunan Sosial, FISIP Universitas Indonesia ini.

Berita Lainnya  Antisipasi Lonjakan Sampah Lebaran, DLH Bekasi Buka 2 Zona TPA

Gus Ocim (sapaan akrab) menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah menjadi hal yang sangat penting, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

Ia juga mengingatkan bahwa dana pokok pikiran berasal dari anggaran publik yang bersumber dari pajak rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar diawasi agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bersikap tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran. Dana publik harus kembali kepada kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok,” ujarnya.

Berita Lainnya  Kapolda Jabar Cek Kesiapan Arus Balik di Rest Area Tol Cipali

Terakhir, Gus Ocim mengajak masyarakat serta berbagai elemen sipil untuk bersama-sama mengawal penggunaan dana pokir, agar tetap berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KDM Minta Samsat Tiru Perbankan, Bayar Pajak Jangan Dibuat Berbelit

BANDUNG - Layanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat seluruh Jawa Barat, harus bisa seperti di Perbankan yang efektif dan efisien. Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar,...

KPK Sebut Uang Ratusan Juta Disita dari Kamar Pribadi Ono Surono

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan lokasi penemuan uang ratusan juta yang disita terkait penggeledahan rumah anggota DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Disebutkan, barang...

Bikin Heran dan Kesal! Setelah Motor Listrik, BGN Anggarkan Rp 6,9 Miliar untuk Belanja Kaos Kaki

BANDUNG - Saat ini masyarakat Indonesia kembali dibuat heran dan kesal terkait pengadaan yang dibuat Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai terlalu mengada-ngada. Usai membeli...

Wakil Rakyat Karawang Tak Pernah Kritis karena Tersandera Pokir

ISU penyimpangan program Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Karawang kembali ramai, pasca statement salah satu anggota dewan yang mengusulkan parkir gratis di RSUD Karawang. Perdebatan...

Awal Mula Pertemuan Sarjan dengan Ade Kunang hingga Berujung Kasus Suap Proyek

BANDUNG – Nama Yayat Sudrajat alias “Lippo” muncul dalam surat dakwaan kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini disidangkan di...

Hukum

Kejari Bekasi Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti rampasan negara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan