Kamis, Agustus 6, 2026
spot_img

KAHMI Desak APH Selidiki Dugaan Ijon Pokir Anggota DPRD Karawang

KARAWANG – Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Karawang, Muslim Hafidz M.Si mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera melakukan penyelidikan, apabila benar terjadi praktik ijon terhadap dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Karawang.

Menurut Muslim Hafidz, pokok pikiran DPRD sejatinya merupakan instrumen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mendorong pembangunan daerah, bukan dijadikan ruang transaksi yang berpotensi merugikan kepentingan publik.

“Jika memang benar terjadi praktik ijon pokir di lingkungan DPRD Kabupaten Karawang, maka aparat penegak hukum harus segera turun tangan untuk menyelidiki dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat,” tegas lulusan Magister Manajemen Pembangunan Sosial, FISIP Universitas Indonesia ini.

Berita Lainnya  Pemkab Karawang Gelontorkan Rp 31,5 Miliar untuk Percantik Stadion Singaperbangsa

Gus Ocim (sapaan akrab) menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah menjadi hal yang sangat penting, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif.

Ia juga mengingatkan bahwa dana pokok pikiran berasal dari anggaran publik yang bersumber dari pajak rakyat, sehingga penggunaannya harus benar-benar diawasi agar tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bersikap tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran. Dana publik harus kembali kepada kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok,” ujarnya.

Berita Lainnya  Viral Video Siswa Buang MBG ke Gerobak Pasir, Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Terakhir, Gus Ocim mengajak masyarakat serta berbagai elemen sipil untuk bersama-sama mengawal penggunaan dana pokir, agar tetap berjalan sesuai aturan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Mantan Istri Polisi di Medan Diduga Bunuh Diri Tembakan Senpi ke Kepala, Motif Masih Didalami

MEDAN - W (30) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah mantan suaminya, Brigadir I, di Kota Medan pada Minggu (2/8/2026). Kapolrestabes Medan Kombes Calvijn Simanjuntak...

Sidang Perdana Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, JPU Bacakan Surat Dakwaan

BEKASI - Sidang perdana perkara dugaan penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi,...

Pemkot Bekasi Desak Pemkab Bogor Tindak 5 Perusahaan Diduga Cemari Aliran Sungai

KOTA BEKASI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor menindak lima perusahaan diduga mencemari air sungai atau Kali Bekasi berubah...

Warga dan Siswa di Papua Diduga Keracunan Setelah Konsumsi MBG

JAYAPURA - Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Jayapura Yunus Wonda langsung meninjau...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan